Forum Positif

Belajar berbagi hal-hal positif

PENGARUH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA: 1) Perlawanan Rakyat 2) Perkembangan Agama Kristen

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Mei 3, 2009

1. Reaksi Rakyat Indonesia terhadap Upaya Perdagangan Portugis dan Belanda

Menjelang kedatangan bangsa Eropa, masyarakat di wilayah Nusantara hidup dengan tenteram di bawah kekuasaan raja-raja.

indonesiaKedatangan bangsa-bangsa Eropa di Indonesia mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia, tetapi lama-kelamaan rakyat Indonesia mengadakan perlawanan karena sifat-sifat dan niat-niat jahat bangsa Eropa mulai terkuak dan diketahui oleh bangsa Indonesia.

Perlawanan-perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia disebabkan orang-orang Barat ingin memaksakan monopoli perdagangan dan berusaha mencampuri urusan kerajaan-kerajaan di Indonesia. Adapun perlawanan-perlawanan tersebut antara lain:

1) Perlawanan di Aceh terhadap Portugis

2) Ternate melawan Portugis

3) Perlawanan Mataram (Perlawanan Sultan Agung)  terhadap Belanda

4) Banten melawan VOC

5) Makassar melawan VOC

6) Perlawanan Diponegoro (1825–1830) terhadap Belanda

7) Perang Padri (1821–1837)

2. Perkembangan Agama Kristen di Indonesia

Sejak abad ke-15 Paus di Roma memberi tugas kepada misionaris bangsa Portugis dan Spanyol untuk menyebarkan agama Katholik. Kemudian bangsa Belanda pun tertarik untuk menyebarkan ajaran agama Kristen Protestan dengan mengirimkan para zending di negeri-negeri jajahannya.

1. Misionaris Portugis di Indonesia

Pada abad ke-16 kegiatan misionaris sangat aktif menyampaikan kabar Injil ke seluruh penjuru dunia dengan menumpang kapal pedagang Portugis dan Spanyol. Salah seorang misionaris yang bertugas di Indonesia terutama Maluku adalah Fransiscus Xaverius (1506–1552). Ia seorang Portugis yang membela rakyat yang tertindas oleh jajahan bangsa Portugis. Di kalangan pribumi ia dikenal kejujuran dan keikhlasannya membantu kesulitan rakyat. Ia menyebarkan ajaran agama Katholik dengan berkeliling ke kampung-kampung sambil membawa lonceng di tangan untuk mengumpulkan anak-anak dan orang dewasa untuk diajarkan agama Katholik.

Kegiatan misionaris Portugis tersebut berlangsung di Kepulauan Maluku, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, P ulau Siau, dan Sangir, kemudian menyebar ke Kalimantan dan Jawa Timur.

Penyebaran agama Katholik di Maluku menjadi tersendat setelah terbunuhnya Sultan Hairun yang menimbulkan kebencian rakyat terhadap semua orang Portugis. Setelah jatuhnya Maluku ke tangan Belanda, kegiatan misionaris surut dan diganti kegiatan zending Belanda yang menyebarkan agama Kristen Protestan.

2. Zending Belanda di Indonesia

Pada abad ke-17 gereja di negeri Belanda mengalami perubahan, agama Katholik yang semula menjadi agama resmi negara diganti dengan agama Kristen Protestan. Pemerintah Belanda melarang pelaksanaan ibadah agama Katholik di muka umum dan menerapkan anti Katholik, termasuk di tanah-tanah jajahannya.

VOC yang terbentuk tahun 1602 mendapat kekuasaan dan tanggung jawab memajukan agama. VOC mendukung penyebaran agama Kristen Protestan dengan semboyan “siapa punya negara, dia punya agama”, kemudian VOC menyuruh penganut agama Katholik untuk masuk agama Kristen Protestan. VOC turut membiayai pendirian sekolah-sekolah dan membiayai upaya menerjemahkan injil ke dalam bahasa setempat. Di balik itu para pendeta dijadikan alat VOC agar pendeta memuji-muji VOC dan tunduk dengan VOC. Hal tersebut ternyata sangat menurunkan citra para zending di mata rakyat, karena VOC tidak disukai rakyat.

Tokoh zending di Indonesia antara lain Ludwig Ingwer Nommensen, Sebastian Danckaerts, Adriaan Hulsebos, dan Hernius.

Kegiatan zending di Indonesia meliputi:

a. Menyebarkan agama Kristen Protestan di Maluku, Sangir, Talaud, Timor, Tapanuli, dan kota-kota besar di Jawa dan Sumatra.

b. Mendirikan Nederlands Zendeling Genootschap (NZG), yaitu perkumpulan pemberi kabar Injil Belanda yang berusaha menyebarkan agama Kristen Protestan, mendirikan wadah gereja bagi jemaat di Indonesia seperti Gereja Protestan Maluku (GPM), Gereja Kristen Jawa (GKJ), Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dan mendirikan sekolah-sekolah yang menitikberatkan pada penyebaran agama Kristen Protestan.

3. Wilayah Persebaran Agama Nasrani di Indonesia pada Masa Kolonial

Saat VOC berkuasa, kegiatan misionaris Katholik terdesak oleh kegiatan zending Kristen Protestan, dan bertahan di Flores dan Timor. Namun sejak Daendels berkuasa, agama Katholik dan Kristen Protestan diberi hak sama, dan mulailah misionaris menyebarkan kembali agama Katholik terutama ke daerah-daerah yang belum terjangkau agama-agama lain.

Penyebaran agama Kristen Protestan di Maluku menjadi giat setelah didirikan Gereja Protestan Maluku (GPM) tanggal 6 September 1935. Organisasi GPM menampung penganut Kristen Protestan di seluruh Maluku dan Papua bagian selatan. Penyebaran agama Kristen menjangkau Sulawesi Utara di Manado, Tomohon, Pulau Siau, Pulau Sangir Talaud, Tondano, Minahasa, Luwu, Mamasa dan Poso, serta di Nusa Tenggara Timur yang meliputi Timor, Pulau Ende, Larantuka, Lewonama, dan Flores. Adapun persebaran agama Katholik di Jawa semula hanya berlangsung di Blambangan, Panarukan, Jawa Timur. Namun, kemudian menyebar ke wilayah barat, seperti Batavia, Semarang, dan Jogjakarta.

Agama Kristen Protestan di Jawa Timur berkembang di Mojowarno, Ngoro dekat Jombang. Di Jawa Tengah meliputi Magelang, Kebumen, Wonosobo, Cilacap, Ambarawa, Salatiga, Purworejo, Purbalingga, dan Banyumas. Di Jawa Barat pusat penyebaran agama Kristen terdapat di Bogor, Sukabumi, dan Lembang (Bandung). Di Sumatra Utara masyarakat Batak yang menganut agama Kristen berpusat di Angkola Sipirok, Tapanuli Selatan, Samosir, Sibolga, Buluh Hawar di Karo, Kabanjahe, Sirombu, dan kepulauan Nias. Kegiatan agama Kristen pada masyarakat Batak dipusatkan pada organisasi HKBP. Adapun di Kalimantan Selatan agama Kristen berkembang di Barito dan Kuala Kapuas. Di Kalimantan Barat umat Nasrani banyak terdapat di Pontianak. Di Kalimantan Timur banyak terdapat di Samarinda, Kalimantan Tengah di pemukiman masyarakat Dayak desa Perak dan Kapuas Kahayan.

Faktor-faktor penyebab sulitnya perkembangan agama Kristen di Indonesia pada waktu itu adalah:

a) Pada waktu itu agama Kristen dianggap identik dengan agama penjajah.

b) Pemerintah kolonial tidak menghargai prinsip persamaan derajat manusia.

c) Sebagian besar rakyat Indonesia telah menganut agama lain.

Oleh karena itulah upaya penyebaran dilakukan di daerah-daerah yang belum tersentuh agama lainnya. Juga dilakukan dengan mengadakan tindakan-tindakan kemanusiaan seperti mendirikan rumah sakit dan sekolah. Akhirnya berkat kerja keras kaum misionaris dan zending, agama Kristen dapat berkembang di Indonesia sampai sekarang.

Dari Buku Sekolah


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


40 Tanggapan ke “PENGARUH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA: 1) Perlawanan Rakyat 2) Perkembangan Agama Kristen”

  1. renny berkata

    Wiiih…. mnarik buanged ternyata indonesia poemya semangat tinggi ych dalm lawan penjajah

  2. agntcx berkata

    bagus ada pengetahuan diinternet jadi internet juga bisa sebagai alat modern pencari ilmu

  3. ardijono berkata

    ya repot dan untungnya berada di wilayah persimpangan dunia ini…
    tiada saja komoditas diperdagangkan, melainkan juga paham+ideologi+kepercayaan+agama+seni&budaya+muezik+kulinary+pengetahuan & teknologi atau pola pandang/visi/paugeran urip lokal & pendatang mulai dari VerSus s/d diakoni+dieloni+dilakoni+ dikeloni = gawe klambi anyar.. apapun turut & surut berkembang bersamanya..

    metodologi pemasarannya masih sama,
    ewat jalur kekuasaan-kelembutan atau empati & dol tinuku/dagang komoditi kemiskinan, mungkin yang membedakan era & situasinya saja kala itu dan masa kini…,

    padahal..masing-masing kan dah punya paugeran urip dhewe-2, knapa
    musti ada saling paksa dan menindas a/n kesejahteraan hidup layak
    alias mati perdata sampai segitunya bila gak se mainstream? tapi
    bebas perkara asal senada/seirama gendang..? ini kan melanggar HAM
    kata wong saiki [wis jamane onta arab bungkuk 2, bagimu agamamoe,
    bagiku agamakoe….. wis juelass …. apa padha boetha hoeroep ya?
    padahal bisa & biasa ngebaca jurnal&koran wah..wah…ada keajaiban dunia yang keberapa lagi ini bisa dimasukkan nominasi kategori..?

    pangapunten turnamen khoq ndak ada usainya… payahhh….

  4. wikiwiki berkata

    tengkyu bwat infonya…

    tanya dong,, kl respon masyarakat indonesia saat itu detailnya ky gmn yaaa??? butuh ni… thx b4..

  5. Iwannnn berkata

    sok taw

  6. yundha berkata

    ich waww kereeen…!!!

  7. yundha berkata

    waww kereen..!!

  8. Ney Yoshioka berkata

    Waaa,, kReN..!! MkCiH Ya.. tugas sEjArAhnYa dAh 70% bErEZZ,, ^^

  9. amuchi berkata

    Hebaaat !!! kerenz !!!

    berkat artikel ney, tgs sejarah gw kelar…

    asyik…

    Kalau dipikir-pikir Indonesia ituw sejarahnya keren-keren banget yawh…

  10. cii en def berkata

    wiiihhhhhhhhhhhhhhhh………………
    critana mnrk bngddd,,,,,

    gue mkin skag dech ma pljrn sjrah….
    pkogna sjrah is d’ best dechhhh……

    cayo 3x ,,,,
    mjuu indonesia ….
    pntng mndur….
    hue dkung tyuzzz prkmbngan loe…
    oce3x.

  11. RESTU .W. berkata

    yahhhhhhhh……….kurang lengkap yg aku bthkn tdk ad???????

  12. Daniel berkata

    Ga Keren!!
    Bosen
    g sRu
    tp apa Ja BoleH

  13. M.Fajar berkata

    ~_~ yg q btuhkan kurang lengkap

    jadi g isa ngerjain tugas deh

    yaaaaahhhhhh…….-_-?

  14. Si sabur holong berkata

    Ceritana seru nih…
    ‘ ~ ‘,tp gk lengkap..cerita di Pulau Sangir,Talaudny kok KurLeng.?

  15. semua ini boong

  16. By eDWin berkata

    Bguz bANGETZ d inERNET da peNTAHUANYA…

  17. anri ramelan sinaga berkata

    gk da bkti_a

  18. Nanaa berkata

    lumayan buat ngerjain PR ku. haha :D thanks.. :)

  19. hari putra makmur berkata

    thnx ya buat ku ngerjain pr hahahahhahahhahhahahgha…………
    dan sabar buat komen yang pling atas
    kwa………..kwakwakwkakwakwkakawkawkawkkawkawkawkaw”””””””

  20. aziz alatas berkata

    thnx y…..krna mu tgas q slasai dech…..
    kmu bnyk twu y ttng sjrah indonesia?

  21. Greyzao berkata

    prikitiew….

  22. ipec junior berkata

    iwaw. .
    kereEn

  23. ipec junior berkata

    oya bza yg lngkp gak.
    al.x ad tgz nie rie zkul. .

  24. [...] on Tikus-Tikus Nakal -Naskah Dramauba syafarudin on Download BSE SD Kelas 5ipec junior on PENGARUH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA: 1) Perlawanan Rakyat 2) Perkembangan Agama&nbsp…ipec junior on PENGARUH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA: 1) Perlawanan Rakyat 2) [...]

  25. C.C. ShiiTsu berkata

    haha,, gak begitu ngerti sih tapi keren deh, alhasil tugas ips remedial saya kelar, nyahahaha

  26. mahfud berkata

    thnkz

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>