Forum Positif

Belajar berbagi hal-hal positif

Ciri – ciri ‘ Money Game ‘, gampang – gampang susah.

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Mei 5, 2009

Diam – diam Money Game masih beroperasi di Indonesia. Setelah Probest diambang kehancuran, kini muncul perusahaan baru, yang katanya memiliki sistem paling unik di dunia. Anda korban money game ? mudah – mudahan tidak ! soalnya, penipuan berkedok MLM ini terus tumbuh marak, plus dengan jurus – jurus menarik. Setidaknya, modus yang mereka tawarkan, membuat bayangan orang jadi kaya mendadak, tanpa harus kerja keras. Padahal, bukanya jadi jutawan,malah menjadi buntung. Semua uang di rekening tersedot oleh praktek haram money game ataupun sejenisnya.
Tidak Percaya ? lihatlah Probest, sebuah perusahaan yang berkaok-kaok e-business, tapi dalam prakteknya ” mengadopsi ‘ MLM. Dua buah surat melayang ke redaksi $ukses.Isinya berupa keluhan uangnya yang diinvestasi ke probest lenyap. Maklumlah, perusahaan yang punya gedung mewah di jalan gunung sahari, Jakarta Pusat, itu dituding tidak mampu lagi membayar bonus mereka. Katanya karena target tidak tercapai, bohong semua. Tentu ini karena sudah sampai pada titik kritisnya yang membuat Probest habis, ” tulis Burhanudin Setio dalam suratnya. Ia juga mnegungkapkan uneg-unegnya kepada salah seorang leader Probest, mantan wartawan,yang katanya dijadikan promosi untuk penipuan. Atau dijadikan semacam testimoni ( kesaksian).
“wartawan saja sukses di ‘ usaha ‘, mengapa anda tidak ? tulisnya lanju. Disebut juga, si wartawan iyu kerjanya hanya menyuruh orang menyetor uang,lalu uangnya dipakai buat mereka yang lebih dulu bergabung. ” Mantan wartawan itu pasti tahu, Probest adalah usaha gali lubang tutup lubang. tapi dia malah mempromosikan Probest. Bukanya berhenti,”tambahnya. bahkan Burhannudin dan pengirim surat lainnya meminta agar $ukses meninjau langsung ke kantor Probest. Disana para member resah,karena khawatir duitnya tidak kembali. Dan memang,janji yang diumbar Probest kepada membernya,benar-benar menggiurkan. Mereka dijanjikan tiga kali lipat dari modal yang disetorkan. Keuntungan bisa diperoleh 14 bulan kemudian. Para anggotanya ,selain diwajibkan memberli produk,juga ada bonus jika melakukan perekrutan- disebutnya introdusir. Di Probest, aturan mainnya terbagi dalam dua kelompok, Consumption Plan (CP) dan Network Plan (NP).dalam CP,jika membeli 1 set produksenilai 60 dollar AS, akan mendapatkan produk senilai 60 poin, dan wajib membeli tiga unit NP senilai 108 dollar AS. Jadi, pada bulan pertama,uang yang dikucurkan adalah 168 dollar. Bulan kedua hingga ke empat, member diharapkan melakukan reconsumption dengan perincian pembayaran di bulan kedua 60 dollar AS. Bulan ketiga 55 dollar AS, bulankeempat 30 dollar. Totalnya 313 dollar AS. Pada bulan kelima hingga bulan ke 14 mendapatkan bonus sebesar 1.430 dollar. Namun, bonus ini akan gugur bila tidak belanja dalam satu bulan. Di luar itu, setip member yang berhasil merekrut akan mendapat bonus sebesar 10 persen dari investasi di CP. Misalnya saja. si Pulan merekrut Upay yang berinvestasi di CP sebesar 600 dollar, maka setiap bulan si Pulan memperoleh 60 dollar selama 12 bulan. Bila si Pulan berhasil merekrut orang sebanyak mungkin,maka bonus yang diterima semakin besar pula. Ternyata, olengnya Probest – bukan lagi rahasia umum di kalangan DS/MLM, bukannya membuat jera. Malah perusahaan sejeni terus bermunculan mencari korban, khususnya yang mereka yang emoh kerja keras, tapi mau kaya mendadak. Hanya bedanya,kemunculan mereka selalu smart, tidak terbaca seperti lembaga yang menghimpun dana masyarakat – untuk tidak mengatakan lazimnya bank. bahkan,hitung-hitungan diatas kertas, perusahaan tersebut tidak bakal rugi. Banyak lagi perusahaan serupa yang bermunculan bak jamur di musim hujan, maka dari itu waspadalah.
Di MLM murni, seseorang yang menjadi anggota diwajibkan membeli sarter kit, yang berisi formulir keanggotaan,brosur-brosur,sample produk dan marketing plan. Setelah menjadi anggota, barulah pembelianproduk dilakukan. Dari pembelian produk ini, baik pribadi atau jaringan,bonus dikucurkan berdasarkan omset penjualan. Makin besar omsetnya,makin besar pulah bonus yang diraih. lagipula produk yang ditawarkan di MLM, biasanya punya repeat order yang tinggi, baik itu health food, kebutuhan rumah tangga, maupun produk kecantikan.
Supaya tidak mudah ditipu oleh MLM yang berpraktek money game atau skema piramid, tidak ada salahnya membaca buku ” Rich Dad Poor Dad ” dan ‘ the CashFlow Quadrant ” dari Robert.T.Kiyosaki menegaskan soal investasi. Menurut Kiyosaki, investasi membutuhkan pengetahuan mendalam, dan itu berarti sebuah proses belajar yang sangat panjang. Untuk menjadi investor sejati, kata Kiyosaki, orang harus membangun mentalnya, belajar banyak dari pengalaman,serta mendapatkan bimbingan dari ahlinya,atau orang – orang yang terbukti sudah berhasil dalam investasi.
Sayangnya, banyak orang menggampangkan itu. Mereka merasa dirinya sudah menjadi invstor dengan melakukan banyak investasi di berbagai bidang. Padahal,investasi tanpa pemahaman yang menyeluruh terhadap sistem dan instrumen investasinya, itu disebut spekulasi. Pelakunya bukanlah investor tapi penjudi.’ Mereka adalah pecundang ‘. Mereka sedang melakukan bunuh diri ‘ tegas kiyosaki.
Kalau saja pendapat Kiyosaki itu diperhatikan sudah barang tentu tidak akan ada korban berjatuhan akibat money game atau skema piramid. kebanyakan dari mereka yang jadi korban itu terlena dengan iming – iming yang menggiurkan. Sungguh sangat memprihatinkan…! Apalagi jika para korban itu berasal dari kalangan bawah.
Kasus Probest seakan-akan menegaskan bahwa masyarakat kita sedang ’sakit’ mudah dikibuli dengan iming-iming menggiurkan. Seharusnya masyarakat belajar dari pengalaman kasus YAKM Ongko Wijoyo, Arisan Danasonic,Kesra,BMA,Kospin dan terakhir QSAR. Inilah cermin bangsa yang sakit.

dikutip dari Majalah $UKSES 20 April – 20 Mei 2003.


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>