Update pilkada Untuk anggota CARI Pemimpin SIDOARJO 2010-2015
Ditulis oleh dahlanforum di/pada Oktober 30, 2009
Duta Masyarakat | 29 Oktober 2009
AHMAD YANI SIDOARJO
Baca Juga
Transportasi Rp 1,96 T, banjir Rp 957 M
Pompa semangat kompetisi lewat pentas seni
Bangunan alih fungsi terancam dipidanakan
Ayam Tiren beredar di Jakarta Pusat
Pemprop didesak tuntaskan sertifikasi aset
Pemkot Tangerang bagi-bagi mobil mewah
Meski bukan anak emas NU, namun Ketua DPD Partai Demokrat Sidoarjo, Sarto, mengambil langkah cerdas untuk menjemput momen pemilihan bupati dan wakilnya dalam Pilkada Sidoarjo 2010 mendatang.
Dengan ditemani Daud Budi Sutrsisno, sekretaris partai yang juga ketua DPRD Sidoarjo serta fungsionaris lainnya, Sarto mendatangi kantor PC NU Sidoarjo untuk meminta restu kepada para kiai NU, untuk ikut berebut kursi W-1 Sidoarjo,sebutan lain jabatan bupati.
Di kesempatan ini, Sarto bertutur bahwa dirinya adalah
keluarga nahdliyin dan selama ini dekat dengan beberapa kiai ternama di Sidoarjo. Karenanya, tidak salah bila sebelum ikut meramikan bursa calon bupati dirinya sowan kepada para kiai NU.
Keinginan tersebut juga diperkuat oleh Daud Budi Sutrisno,
bahwa Partai Demokrat Sidoarjo saat ini menjadi pemenang pemilu. Karenanya, Sarto sebagai ketua partai sangat pantas ikut maju dalam pencalonan bupati Sidoarjo.
Mendapati yang demikian, baik Rois Syuriah PC NU KH Achmad
Rofiq Siradj maupun Ketua Tanfidziah Gus Abdi Manaf menjawab, bahwa NU merupakan organisasi sosial keagamaan dan saat ini sudah tidak bisa melakukan politik praktis.
Namun demikian, kedatangan dari para pengurus DPD Partai
Demokrat ini, merupakan sebuah langkah yang cerdas. Sebab meski pelaksanaan pilkada sebentar lagi dilaksanakan belum ada satu partaipun yang mendatangi kantor PC NU Sidoarjo.
Bahkan kiai lainnya, berpesan secara khusus baik kepada
Sarto maupun Daud Budi Sutrisno, agar bisa melaksanakan titipan para kiai, dimana Sidoarjo dijadikan kota santri. Bukan kota festival seperti angan-angan sekarang ini.
Sementara, Imam Sugiri, Ketua Kadinda Sidoarjo, saat
ini mulai giat melakukan gerilya dengan mendekati para fungsionaris PAN Sidoarjo. Seperti akhir pekan lalu, pengurus cabang di kecamatan Sidoarjo kota beserta para dewan pengurus ranting telah melakukan silahturahmi di sebuah rumah makan.
Ketika hal ini dikonfirmasikan ke Imam Sugiri, dirinya
tidak mengelak. Dia menyiratkan bahwa nantinya akan ada perhitungan tambahan. Sebab para pengurus PAN juga telah memunculkan Khulaim Junaedi yang saat ini menjabat ketua DPD PAN Sidoarjo yang juga wakil ketua DPRD setempat.
Sedangkan Saiful Ilah yang merupakan jago tunggal dari PKB
Sidoarjo sebagai calon bupati hingga saat ini masih belum menemukan pendampingnya.
Memang KH Achmad Rofi’I Mashudi dari Ponpes Darusalam,
mengatakan bahwa sudah ada enam nama yang saat ini tengah diisthikhoroi oleh kiai, dan salah satunya bernama Gesang namun belum final.
“Hingga saat ini para kia belum menunjuk nama, jadi hasil
isthikoro itu masih belum ada. Soal enam nama saya sendiri belum tahu,” elaknya.
Demikian juga dengan KH Abdi Manaf, salah satu kiai
karismatik di Sidoarjo, juga mengatakan belum bisa menyebut nama untuk pendamping dari Saiful Ilah.
“Soal pendamping masih belum,” tegasnya.
Sementara itu, beberapa partai politik non parlementer alias partai politik yang tidak mendapat kursi di DPRD Sidoarjo, saat ini juga tengah sibuk untuk mencari orang yang diangkat sebagai calon bupati dan calon wakil
bupati.
“Kalau yang melamar sudah banyak, namun yang kapabel masih belum,” kata Asegaf.
sumberFB:http://www.facebook.com/note.php?created&&suggest¬e_id=164311296589&id=170494700277

