Arsip untuk September, 2010

2010/09/22

Susu Skim Kolostrum (SUSU NACO)

Susu Skim Kolostrum (SUSU NACO)
Membantu menyembuhkan berbagai penyakit seperti: diabetes, stroke, darah tinggi, ambeien/wasir, jantung, radang paru-paru/TBC, maag, asam urat, kanker, gatal-gatal, alergi, kurangi lemak dalam tubuh, dan bisa sebagai masker (kencangkan wajah), dll.
(300 rb-an)
Gratis Ongkos kirim daerah Surabaya. HP/ SMS :031 – 60470497

2010/09/18

Bagaimana jika sperma encer? Apakah tetap terjadi pembuahan? Dan bisakah pembuahan terjadi setelah 2-4 hari sesudah haid?

eq cheetos
januar.xtgem.com
eq_cheetos@ymail.com
64.255.180.147

Bgmn jika sperma encer? Apakah tetap terjadi pembuahan? Dan bisakah pembuahan trjdi stlh 2-4 hari sesudah haid?
Trma ksh.
Tolong d jwb

dahlanforum
dahlanforum.wordpress.com/
aakusuma@gmail.com
180.246.228.201

Sperma encer, berarti dalam air mani kandungan spermanya lebih sedikit (normalnya terdapat 3 juta hingga 3,6 juta sel sperma), tetap ada kemungkinan hamil, jika ada sel sperma yang bertemu sel telur yang matang di tuba falopi dan terjadi pembuahan.

Masa subur atau kemungkinan besar terjadi pembuahan adalah pada hari ke 8 sampai hari ke 21 setelah haid pertama, tergantung siklus haid.
Sel telur hanya beberapa jam saja masa matangnya dan (normalnya) hanya satu sel telur saja yang matang itu.
Sedangkan sel sperma bisa bertahan dalam waktu 1 hingga 3 hari di saluran tuba (saluran yang dilalui oleh sel telur yang matang).
Jika 2-4 hari sesudah haid itu adalah 8-21 hari sesudah hari pertama haid, maka ada kemungkinan terjadi pembuahan.
8 hari sesudah haid pertama bisa dikurangi 3 hari lagi, (jadi 5 hari setelah haid pertama) karena sperma bisa bertahan hingga 3 hari didalam saluran milik perempuan.


Jadi masa tidak subur (sangat kecil kemungkinan terjadi pembuahan) adalah setelah 21 hari sejak hari pertama haid, hingga haid lagi dan sebelum 5 hari berikutnya.
Sedangkan masa paling subur (paling besar kemungkinan terjadi pembuahan) adalah hari ke-12 sampai hari ke-16 sejak hari pertama haid.

eq cheetos
januar.xtgem.com
eq_cheetos@ymail.com
64.255.164.104

Bgmn jika perempuan itu haidnya selalu tdk teratur mslnya 2 bln hanya 2 kali saja ? Apakah msh ada kmungkinan trjdi pmbuahan dgn mani encer tsb.?
Trma ksh
tlg d jwb.

dahlanforum
dahlanforum.wordpress.com/
aakusuma@gmail.com
180.246.228.201

Tetap masih ada kemungkinan untuk bisa hamil.

Namun sebaiknya yang menyebabkan haid tidak teratur diperiksa dan diberi obat atau suplemen yang bisa membantu normalnya haid.
Demikian juga dengan mani encer, harus diperiksakan ke dokter, sehingga bisa mengetahui penyebabnya dan bisa dibantu untuk memperbaiki kualitas sperma.

Hal yang secara umum perlu dilakukan untuk memperbesar kemungkinan terjadinya kehamilan adalah dengan mengurangi stres. Hal yang paling baik untuk membuat hati dan jiwa tenang jauh dari stres adalah dengan mendekatkan diri pada Tuhan.

Tag: ,
2010/09/15

Penyebab dan Perantara Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Dr.H.Sudradjat SB.

Penyebab dan perantara penularan.

Manifestasi penyakit.

Pengobatan.

Pencegahan.

Penyebab dan perantara penularan.

Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus yang menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.

Vektor yang berperan dalam penularan penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti.

Manifestasi penyakit Demam Berdarah Dengue…..

Pengobatan. Demam Berdarah Dengue

Pengobatan terhadap penyakit ini terutama ditujukan untuk mengatasi perdarahan, mencegah/mengatasi keadaan syok / presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum, bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus.

Demam diusahakan diturunkan dengan kompres dingin, atau pemberian antipiretika

Pencegahan. Demam Berdarah Dengue …..

Dari  Dinkes/Depkes/RI :

Tanda-tanda demam berdarah:

1.  Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari

2.  Tampak bintik-bintik merah pada kulit

3.  Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan)

4.  Mungkin terjadi muntah atau berak darah

5.  Sering terasa nyeri di ulu hati

6.  Bila sudah parah, penderita gelisah. Tangan dan kakinya dingin dan berkeringat.

Adalah demam disertai perdarahan bawah kulit selaput hidung dan lambung disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.

Dalam beberapa hari saja keadaan penderita dapat menjadi parah, dan dapat menyebabkan kematian.

Tindakan yang harus dilakukan bila ada penderita demam berdarah:

1.  Pertolongan pertama yang penting memberi minum sebanyak mungkin

2.  Kompres dengan air es

3.  Beri obat turun panas

4.  Selanjutnya penderita segera dibawa ke dokter/Puskesmas yang terdekat untuk diperiksa. Bila diduga terserang Demam Berdarah akan dikirim ke Rumah Sakit untuk dirawat.

5.  Lapor segera ke Puskesmas / Sudin Kesehatan setempat dengan membawa surat dari Rumah Sakit

Selanjutnya akan dilakukan tindakan penanggulangan di daerah rumah penderita dan sekitarnya, tanpa dipungut bayaran.

Cara penularan demam berdarah:

Anak yang sakit demam berdarah di dalam darahnya mengandung virus. Bila anak ini digigit nyamuk Aedes Aegypti maka bibit penyakit ikut terhisap masuk ke dalam tubuh nyamuk. Dan bila nyamuk tersebut menggigit  anak lain (anak sehat), maka anak itu akan dapat ketularan penyakit ini.


Ciri-ciri nyamuk penyebab penyakit demam berdarah (nyamuk Aedes aegypti): …..

Cara pencegahan penyakit demam berdarah:…….

KEJADIAN LUAR BIASA CHIKUNGUNYA

DI KECAMATAN POIGAR, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA, TAHUN 2002-2003

Telah terjadi KLB (kejadian luar biasa) Chikungunya dengan gejala panas (demam), sakit kepala, bercak merah di kulit dan sakit sendi tanpa kematian di Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara diperkirakan mulai minggu ke-49 tahun 2002 dengan 2 kasus, mencapai puncaknya pada minggu ke-3 tahun 2003 sebesar 204 kasus, minggu ke-7 hanya ditemukan sebanyak 4 kasus dan sampai dengan tanggal 12 Februari 2003 sudah tidak ditemukan lagi adanya kasus baru. Tindakan penanggulangan yang dilakukan adalah pengobatan penderita, PSN DBD (‘3M’ dan abatisasi masal), penyelidikan epidemiologi, fogging masal dan dilakukan investigasi KLB.

KEJADIAN LUAR BIASA CHIKUNGUNYA

……

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Kesehatan menetapkan 12 provinsi masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah. “Hari ini sudah ada 20 provinsi yang melapor tapi cuma 12 provinsi yang  termasuk KLB,” ujar Rita Kusriatuti dari Bagian Arbovirusasi Departemen Kesehatan kepada Tempo News Room melalui telepon, Senin (23/2).

12 provinsi tersebut meliputi semua provinsi di seluruh Jawa, Jambi, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Aceh, NTT, dan NTB. “Yang terparah adalah DKI, NTB, dan NTT,” ujar Rita.

Jumlah kasus dari 12 provinsi tersebut sebanyak 12.224 orang dengan jumlah kematian sebesar 218 orang. “Jumlah ini belum termasuk kasus dari 8 provinsi yang tidak KLB,” tambahnya.

Kebanyakan kasus demam berdarah ini terjadi di Pulau Jawa karena kepadatan penduduknya. Manusia itu sendiri yang menciptakan istana nyamuk,” ujar Rita. Apalagi dengan semakin menumpuknya sampah di beberapa kota besar di Jawa.

Menurut Rita kejadian demam berdarah kali ini dua kali lebih parah jika dibanding tahun sebelumnya. “Ini karena musim hujan dan adanya banjir di beberapa daerah,” ujarnya. Genangan air hujan menyebabkan nyamuk bertelur dengan leluasa, sehingga populasi nyamuk meningkat. ”Tugas kita adalah memutuskan mata rantai ini,” ujarnya.

Rita mengatakan penyemprotan secara massal bukanlah penyelesaian yang tepat. “Nyamuk bertelur 200-400 butir per hari, disemprot lalu mati, tapi esoknya lahir nyamuk baru,” tambahnya. Menurut dia siklus ini akan terus berlangsung selama musim hujan. “Masyarakat selalu ngotot minta disemprot, kami kewalahan,” tandasnya.

Dia menghimbau agar masyarakat melakukan gerakan pengecekan terhadap rumah masing-masing secara serentak. Selain itu dia juga mengimbau agar penyemprotan dilakukan di masing-masing rumah dengan menggunakan obat nyamuk.

Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan sore hari pada pukul 16.00-18.00 WIB. “Paling tidak ini bisa melindungi diri sendiri.~

Mawar Kusuma – Tempo News Room

Map: World distribution of dengue viruses and their mosquito vector, Aedes aegypti, in 2000

2010/09/15

Ciri-ciri nyamuk penyebab penyakit demam berdarah (nyamuk Aedes aegypti):

•   Badan kecil, warna hitam dengan bintik-bintik putih

•   Hidup di dalam dan di sekitar rumah

•   Menggigit/menghisap darah pada siang hari

•   Senang hinggap pada pakaian yang bergantungan dalam kamar

•   Bersarang dan bertelur di genangan air jernih di dalam dan di sekitar rumah bukan di got/comberan

•   Di dalam rumah: bak mandi, tampayan, vas bunga, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain.

Di luar rumah: drum, tangki penampungan air, kaleng bekas, ban bekas, botol pecah, potongan bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain….

Selengkapnya - Penyebab dan Perantara Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)

.

Tag:
2010/09/15

Terima kasih kepada Mbak Dini Septiani sekeluarga

Terima kasih kepada Mbak Dini Septiani sekeluarga

Tag:
2010/09/15

Terima kasih kepada Mbak Deisy Taci Sekeluarga

Terima kasih kepada Mbak Deisy Taci Sekeluarga

Tag:
2010/09/15

: Lebaran Putih

AHMAD FUADI

Hati kami resah. Di mana akan shalat tarawih? Apa kah ada takbiran? Bisakah kami makan ketupat Lebaran?

Itu antara lain deretan pertanyaan saya dan istri, Yayi, ketika kami baru merantau ke Washington DC, Amerika Serikat, beberapa tahun silam. Kami khawatir kehilangan dua ”kerinduan”: rindu ibadah puasa dan rindu kultur yang melingkupi Ramadhan dan Idul Fitri, layaknya di Jakarta atau di kampung saya di Ranah Minang. Apalagi ini kali pertama kami menjadi minoritas.

Awalnya, Ramadhan kami dingin-dingin saja. Berdua saja kami jalankan shalat tarawih dan tadarus. Tanpa keriuhan sahur, tanpa kolak, tanpa alunan azan.

Untung ”kerinduan” ini cukup terobati ketika kami kenal komunitas Muslim Indonesia yang rajin buka bersama dan tarawih di Kedutaan Besar Republik Indonesia di kawasan Dupont Circle. Untung pula di kampus kami, George Washington University, ada Muslim Student Association (MSA) yang beranggotakan pelajar dari Amerika, Timur Tengah, India, Pakistan, sampai Indonesia. Selain buka bersama, asosiasi ini juga mengadakan shalat Jumat di kampus.

Karena mushala kampus terlalu kecil, MSA meminjam basement sebuah gereja yang ada di kampus. No problem. Pengurus gereja toleran sekali dan menyilakan kami shalat Jumat berjamaah setiap minggu di gerejanya. Ah, unik sekali rasanya shalat dengan Muslim mancanegara di sebuah gereja dan di jantung ibu kota Amerika Serikat pula. Cuma empat blok dari White House.

Menjelang Idul Fitri, Yayi sibuk menghubungi ibu-ibu Indonesia untuk bertanya di mana membeli bahan untuk memasak hidangan Lebaran. Ada saja akal ibu-ibu ini. Mereka belanja di toko makanan Thailand, Vietnam, atau Korea dan Yayi berhasil mendapatkan aneka bahan dan bumbu dapur khas Indonesia, seperti lengkuas, jeruk purut, daun pisang beku, santan, tempe, petai, sampai daging halal.

Dengan sukacita, Yayi memasak opor ayam, rendang, dan ketupat. Tapi kami lupa, tidak ada yang menjual selongsong ketupat! Apa boleh buat, modifikasi saja, lontong ditanak dengan dibungkus daun pisang dan dibalut aluminium foil. Akhirnya, sepotong Lebaran ala Indonesia dalam bentuk opor mengepul-ngepul hadir juga di apartemen mungil kami. Sedap!

Di salah satu Lebaran yang kami alami di AS, kami dapat kejutan istimewa. Serbuk putih bergumpal-gumpal turun dari langit. It’s a white Eid! Lebaran kali itu jatuh tepat pada musim salju. Walau harus shalat Id dengan gigi gemeletuk kedinginan, hati kami hangat.

Kami menikmati kombinasi langka ini: salju dan alunan takbir mengapung di udara. Bikin merinding lahir batin. Begitu mendengar suara orangtua, walau cuma via telepon, genap sudah rasa hangat Lebaran ini.

Jadi, selama tiga tahun, kami jadi warga minoritas di Amerika, ”rindu spiritual” dan ”rindu kultural” puasa dan Lebaran tetap bisa menggugah hati. Bahkan, dengan cita rasa spesial dan penuh keakraban antarbangsa dan agama.

Semoga seusai Ramadhan kali ini, hati dan jiwa kita menjadi putih bersih. Kalau bisa lebih putih dari salju.

Ahmad Fuadi Penulis Novel Negeri 5 Menara, Alumnus Pondok Modern Gontor dan George Washington University. Twitter @fuadi1. E-mail negeri5menara

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.955 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: