Archive for ‘Olah Raga’

2010/08/07

Kenapa berenang penting untuk kehidupan kita – Olah Raga Renang

Kenapa berenang penting untuk kehidupan kita?

Berenang bermula sebagai suatu ketrampilan turun menurun, dan hanya benar-benar menjadi populer sebagai olahraga di abad yang ke-19. Awal meliputi gaya dada, gaya samping, dan berbagai format Medan Merayap; Merangkak. Katup/Kupu-Kupu adalah gaya yang terakhir ditemukan. Itu telah digunakan pada lomba gaya dada sampai 1952, itu menjadi suatu perlombaan khas tersendiri.
Kenapa BERENANG?
Kebanyakan orang senang berada di sekitar air, maka kamu perlu mengetahui bagaimana cara berenang sebagai ukuran keselamatan. Berenang adalah suatu contoh olahraga yang sempurna, untuk kesenangan, dan untuk aktivitas kebugaran, dan terbuka bagi semua orang. Anak-Anak, kakek dan nenek mereka, atlit, wanita-wanita hamil, mereka yang cacat: Semua orang dapat mendapatkan sesuatu yang berpengaruh baik bagi pikiran atau badan di dalam suatu lingkungan air.
Tetapi, di atas semuanya, ” BERENANG ADALAH KESENANGAN – NIKMATI ITU “. Memenuhi Kebutuhan Semua orang!

Berenang adalah suatu olahraga yang memberikan kebugaran yang baik sekali kepada kesehatan badan dan jasmani

  • untuk meningkatkan stamina.
  • untuk melatih otot-otot tubuh
  • untuk melatih jantung dan paru-paru bekerja secara lebih efisien, yang mana memberikan sirkulasi oksigen keseluruh tubuh
  • untuk melatih daya mengapung ketika latihan, dan juga untuk mengurangi ketegangan pada tubuh.

Dasar-dasar gaya renang ada 4 gaya

Gaya Dada
Perenang meletakkan kaki dan tangan didalam air. kedua tangan digerakkan bersama-sama dengan gerakan melingkar, dan merentang keluar kedepan perenang kemudian diteruskan ke-air dan kembali ke bawah dagu. Dan pada waktu yang sama, perenang itu menendang dengan kaki mereka seperti kodok.
Gaya Bebas
Gaya bebas adalah gaya yang paling cepat. Didalam gaya bebas, satu tangan melewati kepala perenang itu dan yang lainnya mendorong melalui air. Pada waktu bersamaan, kaki perenang bergerak keatas dan kebawah dengan cepat.

Gaya punggung
Perenang harus tetap berada pada posisi membelakangi air setiap saat, kecuali ketika memutar. kaki bertindak seperti gaya bebas. Tangan bergerak satu persatu secara beraturan dengan gerakan melingkar melewati kepala perenang tersebut dan kemudian diteruskan keair.

Gaya kupu-kupu
Gaya kupu-kupu adalah gaya yang paling susah dikuasai. Perenang mengayunkan tangannya melewati atas air dan kemudian tarik kebawah melalui air. Pada waktu bersamaan, perenang tersebut perlu menggerakkan kaki mereka seperti tendangan lumba-lumba, menyamai kedua kaki untuk bergerak naik dan turun bersama-sama.

Teknik dasar gaya pada renang

Renang Gaya Dada ( Chest Stroke )

Renang adalah suatu cabang olahraga air.yang mempunyai berbagai macam gaya renang di antaranya: gaya dada. Gaya Dada merupakan gaya yang paling mudah dan paling cepat untuk dipelajari. Tapi dalam segi kecepatan, gaya ini merupakan gaya yang paling lambat.
1.Gerakan Kaki
a. Kaki ditekuk (dengkul dibengkokkan/ditekuk)
b. Kemudian tendangkan/luruskan kaki dengan posisi kedua kaki terbuka (kaki kiri dan kaki kanan saling berjauhan)
c. Masih dalam posisi kaki lurus, kemudian kaki dirapatkan (sampai telapak kaki kiri dan kanan agak bersentuhan ..ini akan menambah daya dorong)
Ulangi langkah a – c di atas

Jadi urutan gerakan kaki gaya dada ini :
1) tekuk, tendang, rapatkan,
2) tekuk, tendang, rapatkan,
dan seterusnya.

2. Gerakan tangan
a. Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan saling bertemu & menempel)
b. Kemudian tarik tangan ke samping kanan dan kiri, tetapi tidak perlu terlalu ke samping (cukup tarik ke samping selebar bahu dan selebihnya tarik ke bawah)
c. Luruskan tangan kembali.
Ulangi langkah a – c di atas

Jadi urutan gerakan tangan gaya dada ini :
1) luruskan tangan di atas kepala, gerakkan tangan ke samping kiri dan kanan,
2) luruskan tangan di atas kepala, gerakkan tangan ke samping kiri dan kanan,
dan seterusnya.

Gaya kupu-kupu

Merupakan gaya yang paling sukar dan membutuhkan waktu untuk dipelajari.

1. Gerakan kaki
a. Posisi awal, kaki dan paha dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Juga kedua telapak kaki dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.
b. Kemudian gerakkan kedua kaki secara bersamaan sedikit ke atas permukaan air
c. Kemudian jatuhkan ke dua kaki secara bersamaan ke bawah, sehingga memunculkan dorongan ke depan. Dan pinggul akan terdorong dan naik ke depan.
Ulangi langkah b – c di atas

Perhatikan:
Selama melakukan gerakan ini, kaki dan paha harus selalu dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk.
Kedua telapak kaki dalam posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.
Juga pinggul/pantat agak bergerak ke atas, sehingga akan memberikan gaya dorong ke depan yang lebih besar. Jadi kekuatan sebenarnya adalah di gerakan pinggul, bukan di kaki

2. Gerakan tangan
a. Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan berdekatan, tapi tidak perlu menempel satu dengan yang lainnya)
b. Kemudian tarik kedua tangan ke bawah secara bersamaan. Terus tarik sampai ke belakang.
c. Kemudian angkat kedua tangan secara bersamaan keluar dari permukaan air dan ayunkan kembali depan
Ulangi langkah a – c di atas

Perhatikan:
Ketika menjatuhkan tangan ke air, maka seolah-olah ibu jari menyentuh permukaan air lebih dulu (telapak tangan agak menghadap ke luar)

3. Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Gerakkan kaki seperti pada point 1 di atas. Kemudian gerakkan kedua tangan ke bawah secara bersamaan. Pada waktu gerakan tangan ke bawah inilah saat kita sedikit menaikkan kepala ke atas untuk mengambil nafas.
Gerakan kaki dan tangan dilakukan bergantian.

Gaya  Punggung

Merupakan gaya yang paling berbeda dengan yang lainnya karena kita dengan posisi wajah menghadap ke atas, sehingga kita tidak bisa melihat ke depan.
1. Gerakan kaki
a. Kaki kanan dan kiri digerakkan naik turun secara bergantian (seperti orang yang sedang berjalan /seperti gaya bebas tetapi dengan posisi wajah menghadap ke atas)
b. Kaki digerakkan bergantian dengan cukup cepat agar arah renang Anda tidak melenceng/berbelok

2. Gerakan tangan
a. Posisi awal satu tangan lurus di atas kepala
b. Kemudian langsung mengayuh ke belakang menuju pinggang
c. Kemudian angkat keluar dari permukaan air dan kembalikan ke posisi awal
d. Lakukan hal yang sama dengan tangan yang satunya

Jadi tangan kiri dan kanan bergerak secara bergantian, ketika tangan kiri keluar dari dalam air, tangan kanan masuk ke dalam air, begitu seterusnya.

3. Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Kaki terus bergerak seperti pada point 1 di atas.
Dengan gayaini, tidak akan ada masalah kesulitan dalam pengambilan nafas karena wajah kita berada di atas air.
Mungkin yang jadi masalah adalah apakah kita sudah sampai ujung kolam atau belum, karena kita tidak bisa melihatnya (mata kita menghadap ke atas). Hal ini bisa diatasi dengan menghitung gerakan tangan.

Tips :
1) Posisi kaki jangan terlalu di permukaan air, melainkan agak ke dalam masuk ke dalam air (hal ini akan membantu kecepatan ..juga memudahkan kepala tetap berada di atas)
2) Kaki terus bergerak, jangan berhenti (hal ini agar arah renang kita tidak melenceng/berbelok).
3) Telapak kaki agak diluruskan sedemikian rupa sehingga menjadi lurus / sejajar dengan tulang kaki
4) Posisi kedua kaki berdekatan satu dengan yang lainnya.
5) Dagu agak didekatkan ke dada, hal ini akan membantu kecepatan dalam berenang.
6) Gerakan tangan ketika masuk ke dalam air, maka sisi telapak tangan yang masuk ke dalam air terlebih dulu (hal ini memperkecil tahanan dari air)

Gaya bebas

1. Gerakan kaki
Gerakkan kaki ke atas dan ke bawah secara bergantian (seperti orang yang sedang berjalan kaki), tetapi antara kaki dan paha dengan posisi lurus atau dengkul tidak boleh ditekuk. Gerakan ini dilakukan terus menerus.

Perhatikan:
Selama melakukan gerakan ini, kaki dan paha harus selalu dengan posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Jadi yang bergerak bukan lutut/kaki, melainkan pangkal paha/pinggul

2. Gerakan tangan
a. Posisi awal, kedua tangan lurus di atas kepala (kedua telapak tangan agak berdekatan, tetapi tidak perlu menempel)
b. Kemudian tarik tangan kiri ke bawah, terus ditarik sampai ke belakang.
c. Kemudian angkat tangan kiri keluar dari permukaan air dan ayunkan tangan kiri tersebut sejauh mungkin ke depan (ketika tangan di atas permukaan air, siku tangan kiri agak ditekuk di dekat telinga. Kemudian diluruskan kembali dan diayunkan sejauh mungkin ke depan masuk ke permukaan air).

d. Pada waktu tangan kiri diangkat keluar dari permukaan air, langsung gerakkan dan tarik tangan kanan ke bawah sampai ke belakang -sama dengan gerakan tangan kiri pada langkah b-.
e. Kemudian angkat tangan kanan keluar dari permukaan air dan ayunkan tangan kanan tersebut sejauh mungkin ke depan (ketika tangan di atas permukaan air, siku tangan kanan agak ditekuk di dekat telinga. Kemudian diluruskan kembali dan diayunkan sejauh mungkin ke depan masuk ke permukaan air)-sama dengan gerakan tangan kiri pada langkah c-.

Tag:
2010/03/12

Apa kamu suka olahraga?

1    Apa kamu suka olahraga?

a. ya                b. tidak; karena………………………………………..

( bila menjawab tidak, langsung lompat ke nomor 6)

2    Olahraga apa yang kamu sukai? (pilih salah satu)

a. bodybuilding (fitness)

b. basket

c. voli

d. renang

e. sepak bola

f. badminton

g. lainnya:……………………………..

3    Seberapa sering kamu melakukan olahraga itu? …………..x 1 minggu

4    Berapa lama kamu lakukan olahraga itu?…………..menit

5    Seberat apakah porsi olahragamu?  a. ringan     b. sedang     c. berat

6    Dalam sehari berapa kali kamu makan?…………………..

7    Tiap kali kamu makan berapa porsi yang kamu habiskan?…………….piring

8    Perbandingan makanan yang kamu makan (dalam persen)

  • Sumber karbohidrat (nasi, roti)                       :…………………%
  • Sumber protein (daging,telur,dsb)                   :…………………%
  • Sumber vitamin dan mineral (sayur dan buah)          :…………………%
  • Susu                                                                      :…………………gelas

9    Apakah kamu mengkonsumsi suplemen?

a. ya b. tidak (lompat ke nomor 12)

10  Apa kandungan utama suplemen itu?…………………………

11   Mengapa kamu mengkonsumsi suplemen?

……………………………………………………………………………………

12  Apakah kamu suka “ngemil”?                             a. ya               b.tidak

13  Apakah kamu melakukan diet?                         a. ya                b. tidak

(bila menjawab tidak, no.14 tidak usah diisi)

14  Diet seperti apakah yang kamu lakukan?(sedetail mungkin)

…………………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………………………………………………………………

15  Apakah kamu sering merasa kelelahan dengan aktivitasmu? a. ya       b. tidak

16  Apakah kamu sering sakit? a. ya      b. tidak

17        Berapa jam dalam sehari kamu beristirahat(tidur)?…………………jam

Tag:
2010/02/20

Basket

Steps

  1. Square your body to the basket.
  2. Hold the ball in the triple-threat position. (See related eHow, “How to Utilize the Triple-Threat Position in Basketball.”)
  3. Begin your shooting motion.
  4. Simultaneously, start to unbend your knees, straighten from your crouch, jerk your head back a bit, and raise the ball to the height of your sternum. Do the move quickly. If you do a motion quickly and somewhat jerkily, the defender is more likely to fall for the fake.
  5. Sell the move so the defender bites.
  6. Shoot the ball once your defender is out of position.

Tips & Warnings

  • If you get your defender to leave her or his feet, expect to be fouled when you shoot. Indeed, lean into the airborne defender if you want to draw a foul.
  • Try not to use the pump fake when you’re close to the basket. By the time you sell the fake and are ready to shoot, another defender will have collapsed on you.
  • Make the fake look as real as possible to confuse the defender.
  • This is a great maneuver to use once you’ve established you can shoot an outside jump shot. Defenders will be more likely to try to block the shot.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.967 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: