Forum Positif

Belajar berbagi hal-hal positif

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Pendidikan’

Kumpulan Soal IPS kelas 9 – dari bank soal untuk menghadapi ujian sekolah

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juni 28, 2009

Mendukung Stop Dreaming Start Action

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Di bawah ini yang merupakan pokok Supersemar adalah … .

a. menggantikan kepemimpinan Orde Lama dengan Orde Baru

b. memusnahkan PKI

c. mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan panglima angkatan lain

d. mengangkat Letjen Soeharto menjadi pemimpin besar revolusi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia

2. Tindakan awal pengemban Supersemar adalah … .

a. membubarkan PKI

b. membersihkan kabinet dari unsur PKI

c. menertibkan keamanan

d. meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang telah hancur

3. Tanggal 6 Juni 1967, Pejabat Presiden Soeharto mengumumkan susunan kabinet yang disebut Kabinet Pembangunan. Program kerja kabinet tersebut bernama … .

a. Pancabakti                  c. Pancaroba

b. Pancakrida                 d. Pancasila

4. Indonesia kembali bergabung dengan PBB pada tahun … .

a. 1965 c. 1970

b. 1966 d. 1974

5. Pertemuan antara Indonesia, Malaysia dan Filipina pada tahun 1966 berhasil membentuk forum yang dinamakan … .

a. Asia Bersama                       c. Marthilindo

b. Maphilindo                         d. ASEAN

6. Yang dimaksud dengan asas adil dan merata pada pembangunan nasional adalah… .

a. seluruh rakyat wajib membayar pajak yang sama besarnya

b. hasil pembangunan harus bisa dinikmati oleh seluruh rakyat

c. pembangunan dilakukan dengan gotong royong

d. pembangunan harus dilakukan dengan kekeluargaan, yakni mengajak seluruh anggota keluarga

7. Penyederhanaan Pemilu pada masa Orde Baru menggabungkan dan membatasi partai-partai hingga hanya berjumlah tiga. Salah satu dari ketiga partai yang dimaksud adalah … .

a. Partai Bulan Bintang

b. Partai Kesejahteraan Rakyat

c. Partai Demokrasi Indonesia

d. Partai Kebangkitan Bangsa

8. Presiden Soeharto mengundurkan diri pada tanggal … .

a. 11 Mei 1998 c. 21 Mei 1998

b. 15 Mei 1998 d. 25 Mei 1998

9. Di bawah ini, yang merupakan salah satu tuntutan mahasiswa pada saat gerakan reformasi tahun 1998 adalah… .

a. pertahankan kepemimpinan Soeharto

b. reformasi di segala bidang

c. adili Soeharto

d. hapuskan Pancasila

10. Salah satu langkah penting yang dilakukan oleh BJ Habibie pada masa jabatannya sebagai presiden adalah … .

a. melaksanakan pemilihan umum langsung

b. referendum Timor Timur

c. melaksanakan Kabinet Gotong Royong

d. tidak mengadakan sidang istimewa

11. Presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat adalah … .

a. Megawati Soekarnoputri

b. B.J. Habibie

c. Abdurrahman Wahid

d. Susilo Bambang Yudhoyono

12. Perjanjian Damai Aceh ditandatangani di Helsinki, Swedia pada tahun … .

a. 1998 c. 2005

b. 2002 d. 2007

13. Perjanjian Malindo adalah perjanjian untuk mengakhiri konflik antaragama di … .

a. Kaltim c. Bali

b. Poso d. Ambon

14. Atlantic Charter yang merupakan cikal bakal PBB dicetuskan dalam pertemuan yang diadakan di … .

a. geladak kapal Agusta di Teluk New Foundland

b. San Fransisco, Amerika Serikat

c. Yalta, Semenanjung Krim

d. New York, Amerika Serikat

15. Salah satu bahasa resmi PBB di bawah ini adalah bahasa … .

a. Melayu c. Portugis

b. Spanyol d. Tamil

16. Anggota asli PBB yang turut menandatangani Piagam PBB tanggal 26 Juni 1945 berjumlah … negara.

a. 20 c. 50

b. 40 d. 60

17. Lembaga tertinggi dalam PBB adalah … .

a. dewan keamanan

b. dewan ekonomi dan sosial

c. majelis umum

d. sekretariat

18. Alasan keluarnya Indonesia dari PBB pada tahun 1965 adalah … .

a. PBB adalah produk nekolim

b. Indonesia mengikuti gerakan Non-Blok

c. Malaysia diterima menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB

d. bantuan yang diberikan oleh PBB dibekukan

19. Gagasan untuk menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA) dicetuskan oleh … .

a. Ali Sastroamijoyo c. Ali Alatas

b. Adam Malik d. Soekarno

20. Di bawah ini yang merupakan salah satu dari negara pengundang KAA adalah ….

a. Laos                         c. Iran

b. India                         d. Thailand

21. Negara-negara KAA mengadakan konferensi tingkat tinggi tahun 2005 lalu. Konferensi tersebut diadakan di kota … .

a. Bangkok                             c. Bandung

b. New Delhi                         d. Jakarta

22. Salah satu tujuan pembentukan Gerakan Nonblok awal mulanya adalah … .

a. mengurangi ketegangan antara Blok Barat dan Blok Timur

b. memperkuat aliansi berdasarkan kesamaan ideologi

c. mempermudah ekspor-impor antarnegara

d. menghujat paham komunisme yang tengah berkembang pesat pada saat itu

23. Salah satu penandatangan Deklarasi Bangkok adalah menteri luar negeri dari negara … .

a. Myanmar c. Singapura

b. Brunei d. Laos

24. Kamboja menjadi anggota Asean pada tahun … .

a. 1983 c. 1993

b. 1991 d. 1999

25. Persidangan para kepala negara ASEAN disebut … .

a. Standing Committee

b. Annual Ministerial Meeting

c. Summit Meeting

b. Economic Ministerial Meeting

26. Sekretariat ASEAN berkedudukan di … .

a. Sarawak, Malaysia

b. Vientiane, Laos

c. Jakarta, Indonesia

d. Dili, Timor Leste

27. Anggota OKI adalah … .

a. negara-negara yang menghargai dan menghormati negara Islam

b. negara Islam atau memiliki penduduk mayoritas beragama Islam

c. raja-raja dari berbagai negara

d. semua negara yang ingin bergabung

28. Perubahan teknik industri dari cara tradisional ke cara modern adalah salah satu aspek dari … .

a. postmodernisme c. modernisasi

b. liberalisme d. kolonialisme

29. Di bawah ini yang merupakan pendukung globalisasi adalah … .

a. adanya telepon murah untuk berkomunikasi

b. televisi yang menyiarkan acara sepak bola langsung dari Italia

c. jalanan yang rusak di daerah terpencil tanpa listrik

d. banyaknya sarana transportasi untuk bepergian jauh

30. Merujuk pendapat Anthony Giddens, salah satu peristiwa politik yang menggerakkan globalisasi adalah … .

a. adanya gerakan Non-Blok

b. berkembangnya internet

c. runtuhnya Uni Soviet

d. Cina menutup diri terhadap kapitalisme

31. Perusahaan transnasional adalah … .

a. perusahaan yang mengekspor barang produksinya

b. perusahaan yang mengimpor barang-barang produksinya

c. perusahaan yang memproduksi barang dan jasa di lebih dari satu negara

d. perusahaan yang berencana untuk go international

32. Di bawah ini yang merupakan dampak positif dari globalisasi adalah … .

a. kesenjangan ekonomi yang semakin tinggi

b. produk dalam negeri menjadi kalah bersaing dengan produk luar negeri

c. kesempatan bisnis dan perpindahan pengetahuan semakin besar

d. meningkatnya rasa ketidaknyamanan dan ketidakpastian

33. Di bawah ini yang merupakan contoh budaya pop adalah … .

a. musik kontemporer dari pedalaman Kalimantan

b. permainan gasing dan kelereng

c. mengenakan ‘skinny jeans’ dan bergaya retro

d. mendengarkan deklamasi puisi seniman lokal

34. Yang dimaksud dengan free market adalah … .

a. pasar terbuka bagi siapa saja

b. dihapuskannya semua aturan perdagangan

c. pemerintah semakin mengikat dalam membuat aturan

d. adanya subsidi bagi pengusaha kecil yang tidak mampu bersaing

35. Salah satu dampak globalisasi di bidang budaya adalah … .

a. mudahnya usaha ekspor impor oleh berbagai pengusaha di berbagai negara

b. perang Irak diamati oleh masyarakat di berbagai belahan dunia melalui televisi

c. anak muda menonton MTV dan film Hollywood

d. berpengaruhnya pemilihan presiden Amerika

Serikat terhadap hubungan dagang Indonesia-Amerika Serikat

36. Dampak globalisasi bagi eksistensi jati diri bangsa yang bersifat negatif adalah … .

a. banyaknya produk Indonesia yang diekspor ke luar negeri

b. mulai diterimanya jamu dan pengobatan tradisional sebagai pengganti pengobatan barat

c. tren baju bermotif batik yang tengah digemari anak muda Indonesia

d. matinya perusahaan-perusahaan kecil yang kalah bersaing dengan perusahaan besar

37. Di bawah ini yang termasuk bentuk kerja sama regional adalah … .

a. Uni Eropa

b. Organisasi Konferensi Islam

c. International Monetary Fund

d. International Tin Council

38. Salah satu kekurangan Indonesia dalam menjalani kerja sama dengan negara lain adalah… .

a. posisi Indonesia yang strategis

b. harga tenaga kerja yang murah

c. beragam dan banyaknya sumber daya alam

d. situasi politik dan keamanan yang tidak menentu

39. Dampak negatif kerja sama antarnegara adalah.. .

a. banyaknya devisa yang masuk ke kas negara

b. urusan dalam negeri negara mudah dicampuri oleh negara asing

c. semakin stabilnya nilai mata uang

d. munculnya penemuan baru hasil teknologi

40. Negara-negara yang tergolong miskin dan belum berkembang dikenal dengan istilah … .

a. developing countries

b. developed countries

c. emerging countries

d. underdeveloped countries


Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Negara yang pendapatan nasional per kapitanya tinggi dikategorikan sebagai negara … .

a. maju

b. dunia ketiga

c. berkembang

d. gagal

2. Negara-negara yang sedang berkembang sering disebut juga dengan istilah negara … .

a. maju

b. dunia ketiga

c. industri

d. gagal

3. Negara-negara di Asia yang dikelompokkan sebagai negara maju adalah … .

a. Jepang dan Indonesia

b. India dan Pakistan

c. Cina dan Malaysia

d. Jepang dan Korea Selatan

4. alah satu ciri utama kegiatan ekonomi negara-negara maju adalah adanya komersialisasi bidang pertanian. Yang bukan merupakan tujuan komersialisasi bidang pertanian adalah … .

a. ekspor

b. penggunaan bibit unggul

c. industri pertanian

d. mengisi lahan yang kosong

5. Dalam bidang kependudukan, yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur kemajuan suatu negara adalah … .

a. penduduknya padat di wilayah pedesaan

b. pendapatan per kapita tinggi

c. tingkat pengangguran tinggi

d. tingkat buta huruf tinggi

6. Negara di Asia Tenggara yang dikelompokkan sebagai negara industri baru adalah … .

a. Indonesia

b. Filipina

c. Myanmar

d. Singapura

7. Istilah “dunia ketiga” pertama kali dikemukakan oleh … .

a. Simon Perez

b. Margareth Thatcher

c. Alfred Sauvy

d. George Soros

8. Salah satu ciri utama negara berkembang dalam bidang pertanian adalah … .

a. berorientasi ekspor

b. sudah menggunakan mesinisasi

c. padat karya

d. padat modal

9. Di bidang ketenagakerjaan, sebagian besar penduduk negara maju memiliki tenaga kerja … .

a. terdidik

b. tidak terdidik

c. terlatih

d. terdidik dan terlatih

10. Angka kematian bayi di negara berkembang dan negara terbelakang adalah … .

a. rendah

b. tinggi

c. sedang

d. rendah sekali

11. Penyebab khusus terjadinya Perang Dunia II di wilayah Eropa antara lain … .

a. Jermanbersama Polandia menduduki wilayah Rusia

b. Jerman bekerja sama dengan Italia menyerang Perancis

c. Jerman mengusir Yahudi sebagai penyebab rusaknya ekonomi negara

d. Jermanmenyerbu Polandia diikuti Rusia menduduki Polandia Timur

12. Perang Pasifik yang menjadi bagian dari Perang Dunia II, yaitu diawali dengan peristiwa … .

a. pendudukan Saipan di Kepulauan Marina

b. penyerbuan Jepang terhadap semenanjung Korea

c. penyerbuan Jepang terhadap wilayah Asia Tenggara dan Cina

d. penyerangan Jepang atas pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat.

13. Semangat chauvinistis yang digencarkan Jerman memiliki pengertian … .

a. kesetiaan berlebihan pada negara sendiri

b. perlindungan negara terhadap rakyatnya

c. keamanan bagi sebuah negara

d. kemampuan ekonomi negara

13. Pandangan Jerman dan Italia yang membanggakan kekuatan militernya disebut … .

a. fasisme

b. irredente

c. keamanan bagi suatu negara

d. merkantilisme

14. Salah satu isi Perjanjian Postdam 1945 adalah … .

a. demiliterisasi angkatan perang Jerman

b. penyerahan Pulau Kuriel dan Sakhalin kepada Rusia

c. mengadili semua tokoh fasis yang dianggap sebagai penjahat perang

d. pengawasan Italia oleh pasukan Amerika Serikat

15. Beberapa negara blok fasis yang terlibat dalam Perang Dunia II antara lain … .

a. Jerman, Italia, Belgia

b. Italia, Jerman, Inggris

c. Jerman, Italia, Jepang

d. Jerman, Prancis, Inggris

16. Salah satu hasil yang tertuang dalam Perjanjian San Fransisco 1952 antara lain … .

a. Jepang harus membayar biaya perang kepada Sekutu

b. Jepang harus memberikan kemerdekaan kepada semua bekas wilayah jajahannya

c. mengadili semua penjahat perang

d. Jepang harus memperbaiki kerusakan

pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat

17. Beberapa pulau di Indonesia yang termasuk wilayah I ketika pendudukan Jepang antara lain … .

a. Jawa dan Madura

b. Sumatera dan Jawa

c. Kalimantan dan Sulawesi

d. Sumatera dan Kalimantan

18. Barisan pelajar sekolah lanjutan bentukan pemerintah pendudukan Jepang di Indonesia adalah … .

a. seinendan

b. keibodan

c. gakutokai

d. jawa hokokai

19. Gerakan Tiga A dipimpin oleh… .

a. Ir. Soekarno

c. K.H. Mas Mansyur

b. Syahrir

d. Mr. Syamsudin

20. Pada tanggal 8 Maret 1942, pemerintah Hindia Belanda menyerah kepada Jepang di … .

a. Karawang b. Kalijati

c. Tuntang d. Tasikmalaya

21. Pada tanggal 8 Desember 1941, Jepang menyerang Pearl Harbour di Hawaii, sebuah pangkalan laut milik negara … .

a. Inggris                                         b. Belanda

c. Amerika Serikat                         d. Jerman

22. Setelah Gerakan Tiga A dianggap tidak menguntungkan, maka organisasi tersebut oleh Jepang

dibubarkan. Sebagai gantinya dibentuk organisasi … .

a. Putera b. Parindra

c. MIAI d. Masyumi

23. Salah satu organisasi keagamaan yang dibiarkan berkembang oleh Jepang adalah … .

a. MIAI b. Muhamadiyah

c. Masyumi d. Nahdlatul Ulama

24. Pemimpin-pemimpin di bawah ini pada mulanya melakukan taktik kooperasi dengan pemerintah Jepang, kecuali … .

a. Ir. Soekarno

b. Drs. Moh. Hatta

c. Sutan Syahrir

d. Mr. Achmad Subarjo

25. Tujuan Jepang membentuk Seinendan adalah … .

a. melatih para pemuda agar dapat mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri

b. melatih para pemuda agar pandai mengolah kekayaan alam

c. melatih para pemuda agar mahir menggunakan senjata

d. melatih para pemuda untuk berperang


Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Pasukan Sekutu yang bertugas mengambil alih kekuasaan dari tangan Jepang di Asia Tenggara dipimpin oleh … .

a. Lord Louis Mountbatten

b. Sir John Heitinga

c. A.W.S. Mallaby

d. Lord Shaw Mountbatten

2. AFNEI singkatan dari … .

a. Alien Forces Netherlands East Indies

b. Alien Forces Netherlands Eeastern Indies

c. Allied Forces Netherlands East Indies

d. Allied Forces Netherlands Eastern Indies

3. Pasukan Sekutu dan AFNEI mendarat di Jakarta pada tanggal … .

a. 26-10-1945

b. 27-10-1945

c. 28-10-1945

d. 29-10-1945

4. Pasukan Sekutu ternyata diboncengi NICA. NICA singkatan dari … .

a. Netherlands India Civil Administration

b. Netherlands Indias Civil Administration

c. Netherland Indies Civil Administration

d. Netherlands Indies Civil Administration

5. Tokoh yang menjadi Gubernur Jawa Timur pada waktu peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah … .

a. Sudirman

b. Roeslan Abdulgani

c. Kadim Prawirodiharjo

d. Soerjo Sungkono

6. Tewasnya pemimpin pasukan Inggris di Surabaya memicu serangan besar-besaran pasukan Inggris terbadap kota Surabaya. Nama pemimpin pasukan Inggris itu adalah … .

a. Brigjen T.E.D. Kelly

b. Brigjen A.W.S. Mallaby

c. Brigjen van Pool

d. Brigjen Schermernorn

7. Tujuan para pejuang membumihanguskan kota Bandung Selatan adalah agar … .

a. tidak dimanfaatkan oleh Sekutu untuk pertahanan

b. para pejuang dapat menyingkir jauh ke pedesaan

c. para pejuang dapat mengamati musuh dengan jelas

d. tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab

8. Pertempuran besar yang terjadi pada bulan Desember 1945 di Medan dikenal dengan sebutan Pertempuran … .

a. Medan Berdarah

b. Medan Lautan Api

c. Medan Area

d. Medan Artileri

9. Pasukan Sekutu yang mendarat di Medan pada tanggal 9 Oktober 1945 dipimpin … .

a. Brigjen Schermernorn

b. Brigjen van Pool

c. Brigjen Christison

d. Brigjen T.E.D. Kelly

10. Berita tentang kemerdekaan Indonesia sampai di kota Medan dibawa oleh…

a. Teuku M. Hassan

b. Mohammad Yamin

c. Teuku Daud Beureueh

d. Sjafrudin Prawiranegara

11. Setelah peristiwa Merah Putih di Manado, NICA diusir dari Manado. Pemerintahan sipil di Manado terbentuk pada tanggal … .

a. 14-2-1946

b. 15-2-1946

c. 16-2-1946

d. 17-2-1946

12. Pemerintah sipil di Manado setelah Peristiwa Merah Putih dipimpin oleh … sebagai residen.

a. Wolter Monginsidi

b. B.W. Lapian

c. Sam Ratulangie

d. A.J. Lasut

13. Kepala pemerintahan yang pertama di Semarang setelah proklamasi kemerdekaan adalah … .

a. Dr. Karyadi

c. Mr. Wongsonegoro

b. M. Sarbin

d. Soerjo Sungkono

14. Untuk mengenang pertempuran di Semarang, di Simpang lima didirikan monumen perjuangan. Monumen itu adalah … .

a. Tugu Pahlawan

b. Tugu Palagan

c. Tugu Muda

d. Tugu Semarang

15. Belanda melaksanakan agresi militer pertama terhadap Pulau Jawa dan Sumatera pada tanggal … .

a. 20 Juli 1947

b. 21 Juli 1947

c. 20 Juni 1947

d. 21 Juni 1947

16. Peristiwa berikut ini yang bukan merupakan wujud nyata pengorbanan rakyat Jawa Barat ialah … .

a. pemberontakan DI/TII

b. peristiwa Hijrah Siliwangi 1948

c. pelucutan tentara Jepang

d. penentangan ultimatum Sekutu

17. Negara tetangga Indonesia yang tampil sebagai pembela Indonesia dalam persoalan Agresi Militer Belanda I adalah … .

a. Australia dan Malaysia

b. Australia dan India

c. Singapura dan India

d. Singapura dan Australia

18. Pemimpin delegasi Belanda dalam Perundingan Linggajati adalah … .

a. Lord Killearn

b. Schermerhorn

c. Mountbatten

d. Paul van Zeeland

19. Perjanjian Linggajati ditandatangani Belanda dan Indonesia pada tanggal … .

a. 22 Maret 1947

b. 23 Maret 1947

c. 24 Maret 1947

d. 25 Maret 1947

20. Dewan Keamanan PBB membentuk Komite Jasa-jasa Baik untuk menyelesaikan perselisihan antara Belanda dan Indonesia tanggal … .

a. 18 September 1947

b. 19 September 1947

c. 17 September 1947

d. 16 September 1947

21. Arti Serangan Umum 1 Maret 1949 di bidang politik bagi Indonesia adalah … .

a. dunia mengetahui bahwa RI masih tegak berdiri

b. wilayah RI hanya terbatas sekitar Yogyakarta

c. keberhasilan Belanda dalam memecah belah bangsa Indonesia

d. persoalan Indonesia tidak lagi dibicarakan dalam PBB

22. Perjanjian Renville dimulai pada tanggal … .

a. 7 Desember 1947

b. 8 Desember 1947

c. 7 November 1947

d. 8 November 1947

23. Jenderal Soedirman pada waktu menghadapi Agresi Militer Belanda dalam keadaan sakit. Oleh karena itu, dalam menghadapi agresi tersebut Jenderal Soedirman … .

a. tetap dalam kota Yogyakarta

b. istirahat di rumah sakit

c. mengungsi ke luar kota

d. menyamar sebagai rakyat biasa

24. UNCI singkatan dari … .

a. United Nations Congres for Indies

b. United Nations Commitee for Indonesia

c. United Nations Commission for Indonesia

d. United Nations Commission for Indies

25. Penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda dilaksanakan pada tanggal … .

a. 23 Desember 1949

b. 27 Desember 1949

c. 23 November 1949

d. 27 November 1949

26. Pasal-pasal dari Konstitusi RIS yang memungkinkan dilaksanakannya penggabungan daerah dan negara bagian ke dalam daerah dan negara bagian yang lain adalah pasal … .

a. 41 dan 42

b. 43 dan 44

c. 45 dan 46

d. 47 dan 48

27. Syarat penggabungan daerah dan negara bagian ke dalam daerah dan negara bagian yang lain adalah … .

a. dikehendaki parlemen dan dikehendaki rakyat

b. dikehendaki rakyat dan diatur dengan UUDS

c. diatur dengan Undang-Undang Federal dan dikehendaki rakyat

d. dikehendaki parlemen dan diatur dengan UUDS

28. Pada tanggal 5 April 1950, RIS hanya tinggal tiga negara bagian, yakni … .

a. RI, NST, dan Negara Pasundan

b. RI, NIT, dan NST

c. RI, NIT, dan Negara Madura

d. NIT, NST, dan Negara Sumatera Selatan

29. Rancangan Undang-Undang Dasar Sementara Negara Kesatuan Republik Indonesia disahkan pada tanggal … .

a. 11 Agustus 1950

b. 12 Agustus 1950

c. 13 Agustus 1950

d. 14 Agustus 1950

30. APRA yang dipimpin oleh Westerling mengadakan pemberontakan dengan melakukan pembunuhan besar-besaran di daerah … .

a. Bandung Selatan

b. Blitar

c. Sulawesi Selatan

d. Sumatera Selatan

31. Gerombolan APRA menyerang kota Bandung pada tanggal … .

a. 21 Januari 1950

b. 22 Januari 1950

c. 23 Januari 1950

d. 24 Januari 1950

32. Pemberontakan Andi Azis di Ujung Pandang selain mendapat bantuan dari Belanda juga dibantu oleh … .

a. Sultan Hamid I

b. Sultan Hamid II

c. A.Y. Mokoginta

d. Alex Kawilarang

33. Andi Azis menyerahkan diri kepada pemerintah pada bulan … .

a. Januari 1950

b. Februari 1950

c. Maret 1950

d. April 1950

34. Republik Maluku Selatan diproklamasikan pada tanggal … .

a. 26 April 1950

b. 25 April 1950

c. 24 April 1950

d. 23 April 1950

35. Pahlawan nasional yang gugur dalam pertempuran merebut Benteng Victoria dari tangan RMS adalah … .

a. Kol. Kawilarang

b. Letkol. Achmad Husein

c. Letkol Slamet Riyadi

d. Letkol Isdiman

36. Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia diproklamirkan pada tanggal … .

a. 10 Februari 1958

b. 15 Februari 1958

c. 15 Januari 1958

d. 10 Januari 1958

37. Daerah yang menyatakan tidak mendukung pemberontakan DI/TII, ialah … .

a. Jawa Barat

b. Aceh

c. Jawa Timur

d. Sulawesi Selatan

38. Gerakan DI/TII di Jawa Tengah tidak terjadi di Kota … .

a. Tegal

b. Brebes

c. Pemalang

d. Kebumen

39. Pilot Amerika Serikat yang membantu pemberontakan Permesta yang pesawatnya ditembak jatuh adalah … .

a. Westerling

b. A.L. Pope

c. Soumoukil

d. Kennedy

40. Letkol D.J. Somba memutuskan hubungan dengan pemerintah pusat dan mendukung PRRI pada tanggal … .

a. 17 Februari 1958

b. 16 Februari 1958

c. 17 Februari 1957

d. 16 Februari 1857

41. Partai yang tidak termasuk empat besar yang memenangkan pemilu 1955 ialah … .

a. Partai Nasional Indonesia (PNI)

b. Partai Komunis Indonesia (PKI)

c. Nahdatul Ulama (NU)

d. Partai Indonesia (Partindo)

42. Dari beberapa kabinet di bawah ini, yang merupakan kabinet setelah berlangsungnya Pemilu I adalah … .

a. Kabinet Wilopo

b. Kabinet Ali Sastroamijoyo I

c. Kabinet Sukiman

d. Kabinet Ali Sastroamijoyo II

43. Maksud Belanda membentuk negara-negara federal di wilayah Indonesia adalah sebagai berikut, kecuali … .

a. menyiapkan terbentuknya RIS yang utuh dan berdaulat

b. memperkuat pengaruh Belanda di Indonesia

c. memperlemah wibawa Republik Indonesia

d. mengendalikan Indonesia melalui melalui negara-negara federal

44. Salah satu kegagalan dari dibentuknya negara federal oleh Belanda adalah … .

a. sedikitnya jumlah negara federal yang dibentuk Belanda

b. seluruh rakyat menuntut untuk dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia

c. negara-negara federal cenderung mendukung Belanda daripada mendukung RI

d. negara-negara bagian mendapat otonomi yang luas

45. Pengumuman berlakunya Undang-Undang Keadaan Bahaya untuk seluruh Indonesia dilakukan pada tanggal … .

a. 26 Juni 1946

b. 28 Juni 1946

c. 29 Juni 1946

d. 30 Juni 1946


Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Perubahan yang bersifat progres adalah perubahan yang … .

a. membawa kemunduran

b. membawa keuntungan

c. menuju perilaku ala masyarakat Barat

d. tidak dikehendaki dan tidak direncanakan

2. Adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan masyarakat merupakan pengertian dari … .

a. perubahan sosial

b. integrasi kebudayaan

c. disorganisasi sosial budaya

d. revolusi sosial budaya

3. Perubahan mode rambut merupakan salah satu contoh … .

a. perubahan dengan pengaruh besar

b. perubahan dengan pengaruh kecil

c. perubahan yang dikehendaki

d. perubahan yang tidak dikehendaki

4. Salah satu faktor yang menghambat terjadinya perubahan sosial budaya adalah … .

a. sistem pelapisan sosial terbuka

b. sistem pendidikan yang maju

c. orientasi ke depan

d. prasangka terhadap hal-hal baru

5. Perubahan yang sudah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan sosial disebut … .

a. intended change

b. social change

c. agent of change

d. planned of change

6. Proses bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang bercampur menjadi satu disebut … .

a. difusi kebudayaan

b. asimilasi kebudayaan

c. akulturasi kebudayaan

d. sintesa kebudayaan

7. Masyarakat selalu mengalami perubahan meskipun tingkat kecepatannya berbeda-beda. Keadaan ini menunjukkan bahwa masyarakat bersifat … .

a. statis c. stagnan

b. dinamis d. permanen

8. Berikut ini contoh perubahan yang direncanakan, yakni … .

a. revolusi industri

b. mode pakaian

c. pembangunan desa

d. evolusi masyarakat

9. Salah satu faktor dari luar yang menyebabkan perubahan sosial budaya adalah … .

a. konflik dan revolusi sosial

b. perubahan jumlah penduduk

c. perubahan lingkungan alam

d. pergeseran nilai dan norma masyarakat

10. Perubahan sosial di kota terjadi lebih cepat dibandingkan dengan di desa. Hal ini terjadi karena di kota … .

a. penduduknya homogen

b. cepat menerima pengaruh luar

c. mobilitas sosial kecil

d. keyakinan agamanya berlainan


Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Yang dimaksud dengan perdagangan barter adalah … .

a. kegiatan tukar-menukar barang dengan barang

b. kegiatan tukar-menukar barang dengan uang

c. kegiatan menjual/membeli barang

d. kegiatan menukar barang dengan uang

logam

2. Perdagangan barter sulit dilaksanakan, karena … .

a. barang-barang yang akan ditukarkan jumlahnya terbatas

b. sulit menemukan orang yang membutuhkan barang yang diinginkan

c. barang-barang yang akan ditukarkan jumlahnya terlalu banyak

d. kebanyakan orang tidak membutuhkan barang

3. Jenis barang seperti di bawah ini merupa-kan alat pertukaran, kecuali … .

a. emas                                         c. perak

b. minyak                                     d. gading

4. Benda/barang untuk dapat dijadikan alat pertukaran harus memenuhi syarat seperti di bawah ini, kecuali … .

a. harus diterima secara umum

b. bernilai tinggi

c. tidak mudah rusak

d. dibuat oleh pemerintah

5. Fungsi asli uang adalah … .

a. sebagai alat tukar yang sah dan satuan hitung

b. sebagai satuan hitung dan alat pembayaran

c. sebagai alat tukar yang sah dan alat pembayaran

d. sebagai alat pembayaran yang sah dan penimbun kekayaan

6. Uang sebagai alat pembayaran yang sah merupakan fungsi … .

a. asli c. permintaan

b. turunan d. penawaran

7. Uang kartal adalah … .

a. uang kertas/uang logam yang berlaku sebagai alat pembayaran yang sah

b. saldo tabungan di bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran sewaktuwaktu

c. uang yang terbuat dari logam yang digunakan sebagai alat pembayaran

d. uang yang terbuat dari kertas yang berfungsi sebagai alat tukar dan alat pembayaran

8. Pernyataan berikut ini merupakan keunggulan uang kertas dibandingkan uang logam, kecuali … .

a. uang kertas mudah dibawa bepergian

b. ongkos pembuatan lebih murah

c. uang kertas dicetak oleh Bank Indonesia

d. jika kebutuhan uang bertambah mudah dipenuhi, karena kertas mudah diper-oleh

9. Surat perintah membayar (cek) yang ditujukan kepada bank, karena pembuat cek tersebut mempunyai saldo rekening di bank, disebut … .

a. uang kertas c. uang giral

b. cek d. giro

10. Nilai/harga sesungguhnya dari bahan untuk membuat uang disebut … .

a. nilai riil                             c. uang giral

b. nilai nominal                     d. nilai tukar

11. Tindakan resmi untuk menurunkan nilai uang suatu negara terhadap uang asing disebut … .

a. deflasi                              c. inflasi

b. devaluasi                         d. revaluasi

12. Bank yang berfungsi menciptakan tenaga beli baru berupa uang kertas dan uang giral adalah … .

a. Bank umum

b. Bank pembangunan

c. Bank sentral

d. Bank tabungan

13. Yang termasuk Bank Devisa adalah … .

a. Citibank

b. Bank Rakyat Indonesia

c. Bank Pembangunan Daerah

d. Bank Niaga

14. Pernyataan berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi naik turunnya nilai uang, kecuali … .

a. permintaan uang

b. uang yang beredar

c. penawaran uang

d. kebijakan bank

15. Tabungan yang tidak terikat jangka waktu, jumlah penyetoran, dan waktu penarikannya disebut … .

a. Tabanas                             c. Tapelpram

b. Taska                                 d. Taspen

16. Usaha pokok perbankan adalah sebagai berikut, kecuali … .

a. memberikan kredit

b. memberikan lalu lintas pembayaran

c. memberikan jasa dalam peredaran uang

d. mengatur kurs uang

17. Simpanan di bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan perjanjian disebut … .

a. deposito                         c. Taska

b. Tabanas                         d. Taspen

18. Bank yang seluruh sahamnya dimiliki warga negara Indonesia atau badan-badan hukum yang peserta dan pimpinannya terdiri atas warga negara Indonesia disebut … .

a. Bank swasta asing

b. Bank koperasi

c. Bank swasta nasional

d. Bank primer

19. Nilai uang yang diukur berdasarkan daya beli uang tersebut disebut … .

a. nilai riil

b. nilai instrinsik

c. nilai nominal

d. nilai penawaran

20. Tujuan pokok dari uang adalah … .

a. sebagai tanda pembayaran yang sah

b. petunjuk harga

c. mempermudah pertukaran uang dan barang

d. mengukur nilai uang dan barang

21. Kurs valuta asing adalah … .

a. harga yang harus dibayar untuk membeli mata uang asing

b. harga yang harus dibayar dengan mata uang asing

c. harga uang asing yang dinyatakan dengan suatu negara

d. nilai US $ yang berlaku di suatu negara

22. Untuk memperlancar pembayaran internasional perlu adanya pasar valuta asing. Fungsi valuta asing antara lain … .

a. memberikan fasilitas bagi eksportir

b. menyediakan kredit luar negeri

c. mentransfer daya beli antar negara

d. tempat menjual surat berharga

23. Untuk melakukan pembayaran luar negeri bisa dilakukan dengan letter of credit (L/C), yaitu … .

a. kredit jaminan emas

b. kredit jaminan untuk komoditi ekspor

c. surat jaminan untuk dieksportir

d. surat kepercayaan tagihan kepada importir

24. Apabila kurs mata uang asing di dalam negeri dengan mata uang asing dibiarkan secara bebas oleh kekuatan pasar, maka sis-tem kurs yang berlaku adalah … .

a. kurs bebas

b. kurs terkendali

c. kurs mengambang

d. kurs valuta asing

25. Dalam kenyataannya kurs valuta asing tidak selalu ditentukan oleh permintaan dan penawaran, tetapi juga disebabkan oleh … .

a. krisis ekonomi

b. krisis internasional

c. campur tangan pemerintah

d. perbedaan sistem devisa

26. Kurs beli dapat diartikan … .

a. harga/nilai beli dari bank

b. harga/nilai beli dari customer

c. harga/nilai jual dari bank

d. perbedaan sistem devisa

27. Manakah tempat untuk menukarkan mata uang asing… .

a. bursa efek

b. bursa saham

c. money changer

d. pasar modal

29. Di bawah ini adalah yang bukan istilah mata uang asing, kecuali … .

a. valuta asing

b. foreign exchange

c. foreign current

d. stock of change

30. Manakah yang termasuk sumber permintaan valuta asing … .

a. impor barang/jasa

b. ekspor barang/jasa

c. kegiatan pariwisata

d. ancaman perang

31. Kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah dalam rangka pengaturan bea ekspor dan bea impor merupakan contoh … .

a. kebijakan fiskal

b. kebijakan ekonomi

c. kebijakan moneter

d. kebijakan negara

32. Semakin bertambah pendapatan/penghasilan seseorang terhadap permintaan mata uang asing adalah … .

a. permintaan mata uang asing semakin besar

b. permintaan mata uang asing semakin berimbang

c. permintaan mata uang asing semakin kecil

d. permintaan mata uang asing cenderung berubah

33. Di bawah ini yang termasuk contoh alat pembayaran luar negeri, kecuali … .

a. valuta asing

b. wesel asing

c. tagihan luar negeri

d. tagihan dalam negeri

34. Wesel yang ditujukan kepada bank bukan kepada importir adalah … .

a. letter of credit

b. transfer telegrafis

c. bill of exchange

d. private conpensation

35. Negara Indonesia menganut sistem kurs … .

a. sistem kurs bebas

b. sistem kurs tetap

c. sistem kurs berimbang

d. sistem kurs internasional

36. Hubungan ekonomi antarnegara dapat diwujudkan dalam bentuk … .

a. kerja sama bidang kebudayaan

b. perdagangan antarnegara

c. kerja sama bidang politik

d. pertukaran pelajar

37. Dalam hubungan perdagangan antarnegara, pemerintah Indonesia menganut politik bebas aktif yang berarti … .

a. pemerintah mengatur perdagangan antarnegara

b. pemerintah tidak campur tangan dalam perdagangan antarnegara

c. negara lain bebas berdagang dengan Indonesia

d. Indonesia bebas berdagang dengan negara lain tanpa ikatan

38. Untuk melindungi industri dalam negeri terhadap produk barang impor yang harganya lebih murah dan mutunya lebih baik, pemerintah melakukan … .

a. proteksionisme

b. kuota

c. penetapan tarif

d. dumping

39. Dewasa ini hasil ekspor nonmigas Indonesia yang paling banyak mendatangkan devisa adalah … .

a. karet, kopi, timah, tembaga, dan hasil hutan

b. tembakau, hasil perikanan, dan kelapa sawit

c. mutiara, teripang, dan rumput laut

d. hasil perikanan, ikan, dan kopra

40. Devisa yang diperoleh dari kegiatan ekspor terutama

digunakan untuk … .

a. membiayai perjalanan turis Indonesia ke negara lain

b. mengimpor barang yang dibutuhkan dari negara lain

c. membiayai para perwakilan negara di luar negeri

d. membiayai atlit-atlit yang bertanding di luar negeri

41. Barang-barang impor yang didatangkan dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terutama ditujukan untuk … .

a. memenuhi kebutuhan dalam negeri akan barang-barang konsumsi

b. mengganti produksi dalam negeri yang mutunya kurang baik

c. menunjang industri dalam negeri dan pembangunan

d. memenuhi kebutuhan masyarakat akan

barang-barang impor

42. Masalah utama yang menyebabkan terjadinya perbedaan tingkat kemakmuran antar lingkungan hidup manusia adalah … .

a. pendayagunaan kemampuan sumber daya ekonomi

b. kegiatan ekonomi antarwilayah

c. keterikatan penduduk dan adat tradisional

d. komunikasi dan perhubungan penduduk

43. Salah satu pendorong timbulnya kegiatan ekonomi antaranegara adalah … .

a. perbedaan jenis kebutuhan, pengetahuan, dan teknologi

b. perbedaan peradaban dan kultur

c. terciptanya komunikasi dan kerja sama

d. taraf hidup masyarakat yang berbeda-beda

44. Perbedaan kemakmuran antar daerah atau wilayah merupakan … .

a. petunjuk adanya sumber daya ekonomi antarnegara

b. faktor timbulnya semangat membangun masyarakat

c. usaha pendayagunaan sumber daya ekonomi

d. petunjuk adanya sumber daya ekonomi yang sama

45. Faktor pendorong ke arah terbentuknya kerja sama ekonomi antarnegara yaitu … .

a. perbedaan wilayah tempat kedudukan negara-negara

b. usaha untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat

c. perjanjian kerja sama yang harus ditaati oleh negara anggotanya

d. perbedaan-perbedaan sumber daya ekonomi antarnegara


1. Masalah Irian Barat dibawa pemerintah ke sidang Majelis Umum PBB pada tahun … .

a. 1953 c. 1955

b. 1954 d. 1956

2. Indonesia pernah memutuskan hubungan diplomatik dengan Belanda pada masa Orde Lama, yakni pada tahun … .

a. 1957 c. 1961

b. 1960 d. 1963

3. Presiden Soekarno membacakan pidato berjudul “Membangun Dunia Kembali” di …

a. Sidang Umum PBB

b. MPRS

c. Konferensi Asia Afrika

d. Konferensi Meja Bundar

4. Kedatangan A.H Nasution ke Moskow, Rusia pada tahun 1960 adalah dalam rangka … .

a. meminta bantuan pasukan

b. membeli senjata

c. mencari dukungan

d. menjalin hubungan diplomatik

5. Panglima Mandala dalam pembebasan Irian Barat adalah … .

a. Ahmad Yani c. Soeharto

b. A.H Nasution d. Soekarno

6. Negara yang tidak termasuk dalam pemerintahan sementara PBB di Irian Barat adalah … .

a. Amerika Serikat c. Inggris

b. Belgia d. Australia

7. Deputi KSAL Yos Sudarso gugur dalam pertempuran di perairan Laut… .

a. Sawu c. Jawa

b. Aru d. Timor

8. Operasi dalam fase eksploitasi adalah … .

a. memasukkan militer atau tentara ke daerah bebas de facto

b. mengadakan kekuasaan RI secara mutlak

di seluruh Irian Barat

c. mengadakan perundingan dengan pihak pasukan lawan

d. mengadakan serangan terbuka terhadap induk pasukan lawan

9. Irian Barat secara resmi kembali ke wilayah negara Indonesia pada tanggal… .

a. 1 Mei 1963                                 c. 3 Mei 1963

b. 2 Mei 1963                                 d. 4 Mei 1963

10. Brigadir Jenderal yang dilantik menjadi Panglima Mandala yang dilantik pada tanggal 13 Januari 1962 adalah …

a. Soepomo

b. Achmad Wiranatakusumah

c. Soeharto

d. I Dewanto

11. Di bawah ini yang merupakan salah satu isi Trikora adalah … .

a. hentikan neokolonialisme di Malaysia

b. turunkan harga

c. kibarkan bendera Merah Putih di Irian Barat

d. Siapkan Panglima Mandala

12. Kekuasaan Belanda atas Irian Barat berakhir pada tanggal … .

a. 23 September 1962

b. 1 Oktober 1962

c. 23 Oktober 1962

d. 1 November 1962

13. Pemimpin pemberontakan PKI di Madiun adalah … .

a. Tan Malaka                         c. Muso

b. Sutan Syahrir                      d. D.N. Aidit

14. PKI mengumumkan pembentukan pemerintahan baru di Madiun pada tanggal … .

a. 11 September 1948

b. 15 September 1948

c. 17 September 1948

d. 20 September 1948

15. Front Demokrasi Rakyat dipimpin oleh … .

a. Sutan Syahrir                                     c. Muso

b. Amir Syarifuddin                              d. D. N Aidit

16. Pemberontakan DI/TII di Aceh pada tahun 1953 dipimpin oleh… .

a. Amir Fatah                                     c. Daud Beureuh

b. Tengku Hasan Tiro                        d. Kahar Muzakar

17. DI/TII di bawah Kartosuwiryo berhasil ditumpas pada tahun … .

a. 1956                                 c. 1965

b. 1962                                 d. 1967

18. PKI mendukung demokrasi terpimpin yang berporoskan … .

a. Nasakom                     c. Pancasila

b. Islam                           d. Tentara

19. Salah satu penyebab terjadinya pemberontakan DI/TII di Aceh adalah … .

a. ingin menjalin hubungan dagang dengan Belanda

b. diturunkannya Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan

c. mendukung poros nasionalisme, agama dan komunisme

d. khawatir pengaruh PKI akan meluas hingga ke Aceh

20. Ibnu Hadjar adalah pemberontak di Kalimantan yang membuat pasukan bernama … .

a. Kesatuan Rakyat yang Tertindas

b. Angkatan Umat Islam

c. Pasukan Tuntutan Rakyat

d. Angkatan Umat Tertindas

21. Penculikan dan pembunuhan perwira angkatan darat pada September 1965 dipimpin oleh … .

a. Letjen Ahmad Yani

b. D.N. Aidit

c. Letkol Untung

d. Tengku Daud Beureueh

22. Di bawah ini perwira tinggi yang berhasil selamat dari peristiwa G 30 S/PKI adalah … .

a. Letjen Ahmad Yani

b. Mayjen M.T Haryono

c. Jenderal A.H Nasution

d. Mayjen S. Parman

23. Front yang terbentuk tanggal 26 Oktober 1965 yang bertujuan untuk membubarkan PKI adalah Front…

a. Merdeka c. Pancasila

b. Indonesia d.

24. Yang termasuk dalam tuntutan Tritura adalah … .

a. hilangkan nekolim dari nusantara

b. bubarkan PKI

c. ganyang Malaysia

d. Kembalikan Irian Barat

25. KAMI adalah singkatan dari … .

a. Kesatuan Aksi Muslim Indonesia

b. Kesatuan Anti Mahasiswa Indonesia

c. Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia

d. Kesatuan Aksi Masyarkat Indonesia

Mendukung Stop Dreaming Start Action

Terima kasih: Duta Pulsa –  Toko Barang PilihanPersewaan Alat PestaIklanBaris GratisTokonya Arek Suroboyo

Ditulis dalam Bank Soal, Sosial | Bertanda: , , | 2 Komentar »

Liburan sekolah, tulisan tentang sekolah juga ikut sepi.

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juni 28, 2009

Mendukung Stop Dreaming Start Action

Blok ini yang biasanya dikunjungi ribuan orang untuk mencari informasi tentang, pelajaran-pelajaran sekolah, tiba-tiba hanya tinggal ratusan pengunjung saja pada minggu ini.

ada apa? Liburan sekolah.

hmmm ternyata pengunjungnya memang banyak anak sekolah.. yang sedang mencari sesuatu tentang pelajaran sekolahnya..

seperti juga grafik mingguan… yang pengunjungnya menurun ketika hari minggu, dan akan menjadi banyak lagi ketika bukan hari libur.

Apakah demikian juga dengan blog Anda?

atau blog-blog yang isinya tentang pengetahuan sekolah saja yang seperti itu..

senang sekali jika ada yang ikut berbagi .

dari OKrek: | ProdukBaru | HubungiKami | Cara Order | Cara Pembayaran |

Ditulis dalam Artikel, Pendidikan, Sekolah | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Untuk diketahui…

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juni 22, 2009

Dukungan untuk Stop Dreaming Start Action

Adaptasi budaya : proses penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial ataupun aalm dalam hal budaya

Ad interim : menjabat untuk sementara waktu

Agresi : serangan suatu negara terhadap negara lain

Aliansi : persekutuan antara dua negara atau lebih untuk kepentingan politik

Apartheid : politik yang membedakan hak dan kewajiban masyarakat dalam suatu negara berdasar perbedaan warna kulit

Balance of Power : keseimbangan kekuatan/pengaruh

Benua : hamparan daratan yang sangat luas, sehingga pada bagian tengahnya bersifat kering karena tidak mendapatkan pengaruh angin laut yang bersifat basah dan lengkap.

Bilateral : perjanjian yang bersifat timbal balik antara dua negara.

Dai Toa : persemakmuran bersama di kawasan Asia Timur Raya yang merupakan propaganda Jepang

De facto : secara kenyataan

Deflasi : penurunan harga-harga secara umum dalam suatu perekonomian.

Delta : endapan sungai

Depresiasi : penurunan nilai mata uang asing akibat perubahan permintaan dan penawaran.

Deteksi : pengamatan

Devaluasi : menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing yang dilakukan oleh pemerintah secara sengaja.

Diplomasi : urusan/atau penyelenggaraan perhubungan resmi antara dengan negara

Eksploitasi : fase serangan terbuka terhadap induk militer lawan untuk menduduki semua pos pertahanan musuh yang vital

Evaluasi : ketinggian tempat

Fasisme : prinsip atau faham golongan nasionalisme ekstrim kanan yang menganjurkan pemerintahan otoriter

Front ABCD : American, British, China, Duth (Pasukan gabungan dalam Perang Dunia II yang terdiri dari Amerika, Inggris, China dan Belanda)

Garis kontur : garis yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki ketinggian yang sama.

Gerakan 3A : gerakan yang bersemboyan Nippon Cahaya Asia, Nippon Pemimpin Asia, dan Nippon Pelindung Asia. Dibentuk pada bulan April 1942 bertujuan menggerakkan rakyat dalam mendukung Jepang melawan Sekutu

Gun : kawedanan pada zaman Jepang

Gunseikan : pemerintah militer yang dijabat kepala staf tentara

Gunung laut : gunung api yang tumbuh dari dasar laut.

Gyugun : Pembela Tanah Air untuk Sumatera

Hakko Ichiu : ajaran Shinto di Jepang yang mengajarkan bahwa semangat setiap orang harus bersedia berkorban untuk

kepentingan negara

Hibah : pemberian berupa bantuan dari negara lain misalnya pengurangan atau pemotongan utang luar negeri.

Individualistik : sikap hidup yang mementingkan dirinya sendiri

Infiltrasi : penyusupan

Inflasi : kenaikan harga-harga secara umum dalam suatu perekonomian.

Interpretasi peta : gunung api yang tumbuh dari dasar laut.

Italia Irredenta : semboyan Italia untuk mencapai Italia Raya sehingga menjadi salah satu penyebab Perang Dunia II

Jawa Hokokai : Perhimpunan Kebaktikan Rakyat Jawa, yakni organisasi resmi jaman pendudukan yang dibentuk tanggal 11 Maret 1944 bertujuan untuk mengerahkan rakyat Jawa dalam membantu Jepang melawan Sekutu

Ken : sistem pemerintahan daerah pada masa pendudukan

Jepang yang setingkat kabupaten

Kesenjangan budaya : kesenjangan yang terjadi akibat perubahan cepat yang dialami sebuah pranata sosial lain yang berkaitan

KNIL : Koninlijk Nederlandas Indisch Leger (tentara kerjaan Belanda yang ditempatkan di Indonesia)

Kolusi : persekongkolan dalam mencapai tujuan yang tidak teruji

Konsulidasi : fase untuk menegakkan kekuasaan

Korupsi : perbuatan menggelapkan uang negara atau perusahaan untuk kepentingan pribadi atau golongan

Ku : sistem pemerintahan daerah pada masa pendudukan Jepang yang setingkat desa

Lebensraum : semboyan politik Jerman untuk melakukan ekspansi yang akhirnya menjadikan salah satu sebab terjadinya Perang Dunia II

Lubuk laut : dasar laut dalam yang penumpangnya berbentuk cekungan dalam memanjang dan bertebing curam

Marshall Plan : Rencana Marshall yang mengusulkan agar negara-negara Eropa dibantu dalam pemulihan ekonomi yang rusak akibat Perang Dunia II

Materialistik : sikap hidup yang mementingkan dirinya sendiri

Minseifu : daerah yang diperintah oleh Angkatan Laut pada masa pendudukan Jepang

Mobilitas sosial : perubahan status dan peran sosial individu atau kelompok sosial

Multilateral : perjanjian yang bersifat timbal balik antara beberapa negara.

Nepotisme : tindakan mementingkan sanak saudara atau temanteman sendiri, terutama dalam pemerintahan

Neraca : timbangan/perimbangan.

NICA : Nederland Indies Civil Administration (Pemerintahan Sipil Hindia Belanda)

Non Alignet : Gerakan Non Blok atau tidak memihak

Nonmigas : selain minyak dan gas seperti hasil pertanian, tekstil, dan lain-lain.

Paparan benua : dasar laut yang berbentuk datar dengan kedalaman kurang dari 200 meter dan merupakan kelanjutan dari benua atau daratan.

Perang Asia Timur Raya: Perang Dunia II di medan Pasifik, dikenal juga dengan perang Pasifik. Jepang ingin membentuk Persemakmuran Asia Timur Raya

Perang Dingin : atau cold war, yakni ketegangan dunia akibat pertentangan dua negara adidaya, Amerika Serikat dan Uni Soviet setelah Perang Dunia II dalam memperluas pengaruh kapitalis maupun komunis.

Perjanjian Versailles : Perjanjian antara Sekutu dengan Jerman pada tanggal 28 Juni 1919 setelah pihak Sentral kalah dalam Perang Dunia I

Peta topografi : peta yang menggambarkan keadaan relief atau tinggi rendahnya muka bumi.

Plato : hamparan dataran

Proteksi : perlindungan.

Proteksionisme : paham bahwa ekonomi dalam negeri harus dilindungi pemerintah dari persaingan luar negeri.

Punggung laut : dasar laut yang berbentuk cembung menyerupai bentuk deretan antiklinal, yang puncaknya atau punggungnya belum menyembol ke permukaan laut.

Reformasi : gerakan untuk melakukan perubahan di berbagai bidang kehidupan baik politik, ekonomi maupun sosial budaya.

Regional : bersifat daerah/kedaerahan/wilayah.

Relief : penampangan tinggi rendahnya permukaan bumi.

Renville USS : kapal pengangkut militer Amerika Serikat yang pada tanggal 8 Desember 1947 berlabuh di Jakarta dan digunakan sebagai tempat perundingan antara pemerintah RI dengan Belanda

Revanche Idea : politik membalas dendam

Samudra : hamparan air asin yang sangat luas yang mengelilingi daratan atau benua.

Syu : karesidenan (jaman pendudukan Jepang)

Syucho : pemimpin wilayah Karesidenan (jaman pendudukan Jepang)

Teritorium : wilayah militer

Triple Aliantie : negara-negara yang tergabung dalam Blok Sentral dalam Perang Dunia I

Triple ENtente : negara-negara yang tergabung dalam Blok Sekutu (Serikat) dalam Perang Dunia I

Wehrkreise : strategi militer dalam perang dengan membentuk kantong-kantong pertahanan

Mendukung Stop Dreaming Start Action


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaTokonya Arek SuroboyoToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Ditulis dalam Pendidikan, Pengetahuan, Sekolah, Sosial | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Prinsip Pengertian Belajar

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juni 13, 2009

Pada prinsipnya, belajar itu adalah perubahan. Dengan demikian, sebagai gambaran yang lebih jelas lagi, berikut ini akan dikemukakan prinsip-prinsip yang berhubungan dengan pengertian belajar.

1. Belajar Adalah Memperoleh Perubahan Tingkah Laku

Perubahan yang terjadi dalam diri individu banyak sekali, baik sifatnya maupun jenisnya. Namun, sudah barang tentu tidak setiap perubahan yang terjadi pada individu itu merupakan perubahan dalam belajar.

Kalau seorang individu jalannya menjadi pincang, karena patah kaki, perubahan itu (pincang) bukanlah perubahan dalam arti belajar. Selain itu, perubahanperubahan tingkah laku pada waktu mabuk, tidur, sakit, perubahan-perubahan yang terjadi dalam aspek kematangan, pertumbuhan, atau perkembangan tidak termasuk dalam pengertian perubahan belajar.

Jika demikian halnya, timbul pertanyaan: Apakah ciri-ciri perubahan dalam pengertian belajar itu?

Ciri-ciri perubahan dalam belajar, antara lain adalah sebagai berikut.

a. Perubahan yang disadari. Artinya individu yang belajar, menyadari terjadinya perubahan itu atau tidaknya individu merasakan terjadinya suatu perubahan dalam dirinya. Misalnya, individu menyadari bahwa pengetahuannya, keterampilannya, atau sikapnya berubah/bertambah.

b. Perubahan itu bersifat kontinyu dan fungsional.

Artinya, perubahan itu merupakan perubahan yang berlangsung terus-menerus atau dinamis. Suatu perubahan yang akan menyebabkan perubahan yang berikutnya dan bersifat fungsional, yaitu perubahan-perubahan yang terjadi itu berguna bagi kehidupan individu dan bagi proses belajar berikutnya. Misalnya, jika seorang anak menulis, perubahan yang terjadi karena belajar ini antara lain, ia akan terampil menulis. Keterampilan menulis ini akan berlangsung terus menerus hingga keterampilan menulis itu menjadi lebih baik dan sempurna dan dapat memperoleh kecakapan lainnya, misalnya menulis surat, menulis pelajaran, mengerjakan soal-soal hitungan, dan sebagainya.

c. Perubahan yang bersifat positif dan aktif.

Perubahan yang bersifat positif ialah perubahan itu senantiasa bertambah dari perubahan hasil belajar yang telah diperoleh sebelumnya. Juga perubahan itu tertuju untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya.

Semakin banyak usaha belajar akan semakin banyak perubahan yang diperoleh dan makin baik. Perubahan bersifat aktif, artinya perubahan itu tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi karena usaha dari individu itu sendiri. Perubahan yang terjadi karena bukan usaha individu, itu tidak termasuk perubahan dalam arti belajar.

d. Perubahan yang bukan bersifat momental dan bukan karena proses kematangan, pertumbuhan dan perkembangan. Perubahan yang bersifat momental artinya, perubahan yang terjadi sewaktu-waktu atau kebetulan. Misalnya, keluar air mata, bersin, keluar keringat dan sebagainya.

Sedangkan perubahan dalam proses kematangan atau perkembangan terjadi dengan sendirinya karena dorongan dari dalam, perubahan dalam pengertian belajar terjadi karena dorongan dari luar dan disengaja.

e. Perubahan yang bukan karena pengaruh obatobatan atau penyakit tertentu. Perubahan tingkah laku karena alkohol misalnya, atau karena penyakit, mabuk, dan lain sebagainya, tidak dapat dikatakan perubahan karena belajar. Hal ini sebab perubahan tersebut selain tidak disadari, juga bersifat pasif, negatif, tidak fungsional, dan momental.

f. Perubahan yang bertujuan atau terarah. Artinya, terjadi perubahan tersebut karena adanya tujuan yang ingin dicapai. Jadi, perubahan belajar terarah kepada tujuan yang jelas dan disadari.

2. Hasil Belajar Ditandai dengan Perubahan Seluruh Aspek Tingkah Laku

Perubahan yang diperoleh oleh individu setelah melalui proses belajar adalah perubahan dalam keseluruhan tingkah laku secara integral. Jadi, tidak hanya pada satu aspek, misalnya aspek motorik atau aspek kognitif. Jika seseorang individu itu telah belajar sesuatu, dia akan menjalani perubahan secara menyeluruh dan integral, baik sikapnya, kebiasaannya, keterampilan, maupun pengetahuannya. Meskipun demikian, tentu saja ada salah satu aspek yang lebih dominan dari pada aspek yang lainnya.

3. Belajar Adalah suatu Proses

Belajar bukan suatu tujuan atau benda, tetapi belajar adalah suatu proses kegiatan untuk mencapai tujuan. Pengertian proses lebih bersifat merupakan “cara” mencapai tujuan atau benda. Jadi, ini merupakan langkah-langkah atau prosedur yang ditempuh. Di dalam proses belajar, setiap kegiatan saling berinteraksi atau saling memengaruhi.

4. Proses Belajar Terjadi karena Adanya Dorongan dan Tujuan yang Dicapai

Belajar merupakan salah satu bentuk kegiatan individu.

Setiap kegiatan individu akan terjadi jika ada faktor pendorong, yaitu motif dan faktor tujuan yang ingin dicapai. Belajar terjadi karena ada kebutuhan dalam diri individu dan tertuju pada pencapaian pemenuhan kebutuhan sebagai tujuan. Jadi, suatu proses belajar akan mencapai hasil yang sebaik-baiknya jika ada dorongan yang besar dan tujuan yang jelas.

5. Belajar Merupakan Bentuk Pengalaman

Pengalaman diperoleh berkat interaksi antara individu dan lingkungan. Pengalaman merupakan sumber pengetahuan dan keterampilan bersifat pendidikan, yang merupakan satu kesatuan di sekitar tujuan pelajar. Pengalaman pendidikan bersifat kontinyu dan interaktif membantu integrasi pribadi pelajar.

Sumber: Buku Pengantar Psikologi, 1992

Terima kasih: Duta Pulsa –  Persewaan Alat PestaIklanBaris GratisTokonya Arek SuroboyoToko JilbabKerudung


Ditulis dalam Belajar, Pendidikan, Sekolah | Bertanda: | Leave a Comment »

Istilah-istilah dalam bidang matematika

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juni 10, 2009

Absis: koordinat mendatar suatu titik dalam sistem koordinat bidang yang merupakan jarak titik ke sumbu y, dihitung sepanjang garis yang sejajar sumbu x.

Akar pangkat: akar pangkat n dari suatu bilangan adalah bilangan yang apabila dipangkatkan dengan n akan menghasilkan bilangan semula.

Alas: bagian dasar dari suatu bangun atau benda.

Balok: prisma yang sisi-sisinya berupa empat persegipanjang.

Bangun datar: bangun yang dibuat pada bidang datar.

Bangun ruang: bangun yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi (ketebalan).

Bilangan asli: bilangan yang biasanya digunakan untuk menghitung dalam kehidupan sehari-hari, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, ….

Bilangan bulat: bilangan asli (bulat positif), bilangan nol, dan bilangan bulat negatif; yaitu 0, �� 1, �� 2, �� 3, ….

Busur derajat: alat berbentuk setengah lingkaran, yang digunakan untuk mengukur besarnya suatu sudut.

Data: sekumpulan bilangan atau kata yang didapat dari hasil menghitung, mengukur, atau mencatat sebagai bagian dari sebuah proyek, survei, atau eksperimen.

Derajat: satuan ukuran sudut, atau satuan ukuran suhu.

Diagram: gambar yang menyatakan data tertentu.

Diagram batang: diagram yang menggunakan batang segi empat; panjang setiap batang menunjukkan jumlah atau ukuran sesuatu yang dihitung atau diukur.

Diagram lingkaran: diagram yang menggunakan daerah lingkaran untuk menggambarkan suatu keadaan. Diagram tersebut digambar dengan bentuk lingkaran yang dibagi menjadi beberapa bagian.

Diameter: garis yang membagi dua lingkaran menjadi dua bagian sama besar.

Faktor: bilangan yang dapat membagi habis bilangan asli.

Faktor persekutuan: bilangan bulat yang merupakan faktor dari dua bilangan bulat atau lebih.

Faktor persekutuan terbesar (FPB): faktor persekutuan yang terbesar dari dua atau lebih bilangan asli.

Faktorisasi prima: menguraikan bilangan menjadi faktor-daktor prima.

Jajargenjang: bangun datar segiempat di mana sisi-sisi yang berhadapannya sejajar dan sama panjang.

Jari-jari: jarak dari pusat lingkaran ke sebuah titik pada lingkaran.

Keliling: garis yang membatasi suatu bidang

Kelipatan: bilangan hasil kali dari suatu bilangan asli dengan lebih bilangan asli.

Kelipatan persekutuan: bilangan yang menjadi kelipatan dari dua atau lebih bilangan asli.

Koordinat: bilangan yang menunjukkan posisi titik pada sebuah grafik.

Kuantitas: banyaknya (benda dan sebagainya); jumlah (sesuatu)

Kubik: berpangkat tiga.

Kubus: bangun ruang yang memiliki enam bidang sisi yang berbentuk persegi.

Luas: ukuran dari total permukaan suatu bangun atau benda.

Modus: bilangan yang paling banyak muncul dalam sebuah himpunan bilangan.

Ordinat: koordinat suatu titik pada koordinat Kartesius dalam bidang yang merupakan jarak titik tersebut ke sumbu-x dihitung sepanjang garis yang sejajar sumbu-y.

Pecahan biasa: bilangan yang nilainya tidak bulat.

Pembilang: bilangan dalam pecahan yang menunjukkan pembaginya.

Persegi: segiempat yang sama semua sisinya dan sama pula keempat sudutnya; segiempat beraturan.

Persen: nama lain suatu pecahan per seratus.

Peta: gambar atau lukisan pada kertas dan sebagainya yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan sebagainya.

Pi (  ): bilangan yang sedikit lebih besar dari 3; nilainya kira-kira 3,1415926.

Piktogram: diagram yang menyajikan informasi mengenai gambar-gambar atau simbol-simbol untuk menggantikan kata atau bilangan. Setiap simbol mewakili satu bilangan atau jumlah tertentu.

Prisma: bidang banyak yang memiliki sepasang sisi sejajar dan sebangun disebut alas, serta sisi lain yang didapatkan dengan menghubungkan puncak-puncak dari kedua alasnya.

Prisma tegak: prisma yang sisi-sisinya merupakan jajargenjang.

Prisma segitiga: prisma yang alasnya berupa segitiga.

Prisma segiempat: prisma yang alasnya berupa segiempat.

Prisma segilima: prisma yang alasnya berupa segilima.

Rusuk: garis atau ruas garis yang merupakan perpotongan dua muka bidang suatu bentuk geometri.

Segi banyak: bangun datar atau bidang yang memiliki banyak sisi; bangun yang memiliki tiga sisi lurus atau lebih.

Sisi: salah satu datar dari sebuah bangun ruang.

Skala: perbandingan ukuran besarnya gambar dengan keadaan yang sebenarnya.

Sumbu: garis utama melalui pusat bidang atau bagiannya.

Tabel: daftar bilangan yang disusun dalam baris dan kolom.

Tabung: bangun ruang yang bagian atas dan bawahnya berbentuk lingkaran.

Trapesium: segiempat yang memiliki empat sisi, dua sisi sejajar dan dua sisinya lagi tidak sejajar.

Turus: perhitungan jumlah dengan menggunakan tanda garis lurus atau miring.

Volume: bilangan yang menyatakan suatu besaran tiga dimensi; banyak ruang yang diisi.

Terima kasih: Duta Pulsa –  Buku MurahToko Barang PilihanPersewaan Alat PestaIklanBaris GratisTokonya Arek Suroboyo

Ditulis dalam Matematika, Pendidikan, Sekolah | Bertanda: , | 2 Komentar »

Jenis-Jenis Bank

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Mei 21, 2009

a. Jenis Bank Berdasarkan Fungsinya

1 ) Bank Sentral

Menurut UU No.3 Tahun 2004, Bank Sentral adalah lembaga negara yang mempunyai wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, mengatur dan mengawasi perbankan serta menjalan fungsi sebagai lender of the last resort.

Bank sentral yang dimaksud adalah Bank Indonesia.

Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang ini.

a) Tujuan Bank Indonesia

Menurut UU RI No. 3 Tahun 2004 Pasal 7, dijelaskan tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Untuk mencapai tujuan yang dimaksud Bank Indonesia melaksanakan kebijakan moneter secara berkelanjutan, konsisten, transparan, dan harus mempertimbangkan kebijakan umum pemerintah di bidang perekonomian.

b ) Tugas Bank Indonesia

Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2004, Bank Indonesia mempunyai tugas sebagai berikut:

(1) menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter

Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia berwenang:

(a) menetapkan sasaran moneter dengan memerhatikan sasaran laju inflasi;

(b) melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara yang termasuk tetapi tidak terbatas pada:

- operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing

- penetapan tingkat diskonto

- penetapan cadangan wajib minimun

- pengaturan kredit atau pembiayaan

Cara-cara pengendalian moneter dapat dilaksana-kan juga berdasarkan prinsip syariah.

Pelaksanaan ketentuan tersebut ditetapkan Peraturan Bank Indonesia.

(2) mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran

Dalam rangka mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, bank Indonesia berwenang:

(a) melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran,

(b) mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya.

Pelaksanaan kewenangan di atas ditetapkan dengan Peraturan Bank Indonesia.

(3) mengatur dan mengawasi bank

Dalam rangka melaksanakan tugas mengatur dan mengawasi bank, Bank Indonesia menetapkan peraturan, memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank, melaksanakan pengawasan bank dan mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.

2 ) Bank Umum

Pengertian bank umum menurut Peraturan Bank Indonesia No. 9/7/PBI/2007 adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Jasa yang diberikan oleh bank umum bersifat umum, artinya dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Bank umum sering disebut bank komersial (commercial bank).

Bank umum mempunyai banyak kegiatan. Adapun kegiatan-kegiatan bank umum yang utama antara lain:

a) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, dan tabungan;

b) memberikan kredit;

c) menerbitkan surat pengakuan utang;

d) memindahkan uang, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan bank itu sendiri;

e) menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan atau dengan pihak ketiga;

f) menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga; dan

g) melakukan penempatan dana dari nasabah ke nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek.

3 ) Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Kegiatan BPR jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan bank umum.

BPR dalam melakukan kegiatannya tidak sama dengan kegiatan yang dilakukan oleh bank konvensional (bank umum). Ada kegiatan-kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh BPR, yaitu:

a) menerima simpanan berupa giro,

b) mengikuti kliring,

c) melakukan kegiatan valuta asing,

d) melakukan kegiatan perasuransian.

Adapun bentuk kegiatan yang boleh dilakukan oleh BPR meliputi hal-hal berikut ini.

a) Menghimpun dana dalam bentuk simpanan tabungan dan simpanan deposito.

b) Memberikan pinjaman kepada masyarakat.

c) Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip syariah.

b . Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya

Apabila ditinjau dari segi kepemilikannya, jenis bank terdiri atas bank milik pemerintah, bank milik swasta nasional, dan bank milik swasta asing.

1 ) Bank Milik Pemerintah

Bank pemerintah adalah bank di mana baik akta pendirian maupun modalnya dimiliki oleh pemerintah, sehingga seluruh keuntungan bank dimiliki oleh pemerintah pula. Contohnya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri. Selain itu ada juga bank milik pemerintah daerah yang terdapat di daerah tingkat I dan tingkat II masing-masing provinsi. Contoh Bank DKI, Bank Jateng, dan sebagainya.

2 ) Bank Milik Swasta Nasional

Bank swasta nasional adalah bank yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh swasta nasional serta akta pendiriannya pun didirikan oleh swasta, begitu pula pembagian keuntungannya juga dipertunjukkan untuk swasta pula. Contohnya Bank Muamalat, Bank Danamon, Bank Central Asia, Bank Lippo, Bank Niaga, dan lain-lain.

3 ) Bank Milik Asing

Bank jenis ini merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, baik milik swasta asing atau pemerintah asing. Kepemilikannya dimiliki oleh pihak luar negeri. Contohnya ABN AMRO bank, City Bank, dan lain-lain.

c . Jenis Bank Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya

1 ) Bank Konvensional

Pengertian kata “konvensional” menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia adalah “menurut apa yang sudah menjadi kebiasaan”. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah “berdasarkan kesepakatan umum” seperti adat, kebiasaan, kelaziman.

Berdasarkan pengertian itu, bank konvensional adalah bank yang dalam operasionalnya menerapkan metode bunga, karena metode bunga sudah ada terlebih dahulu, menjadi kebiasaan dan telah dipakai secara meluas dibandingkan dengan metode bagi hasil.

Bank konvensional pada umumnya beroperasi dengan mengeluarkan produk-produk untuk menyerap dana masyarakat antara lain tabungan, simpanan deposito, simpanan giro; menyalurkan dana yang telah dihimpun dengan cara mengeluarkan kredit antara lain kredit investasi, kredit modal kerja, kredit konsumtif, kredit jangka pendek; dan pelayanan jasa keuangan antara lain kliring, inkaso, kiriman uang, Letter of Credit, dan jasa-jasa lainnya seperti jual beli surat berharga, bank draft, wali amanat, penjamin emisi, dan perdagangan efek.

Bank konvensional dapat memperoleh dana dari pihak luar, misalnya dari nasabah berupa rekening giro, deposit on call, sertifikat deposito, dana transfer, saham, dan obligasi. Sumber ini merupakan pendapatan bank yang paling besar. Pendapatan bank tersebut, kemudian dialokasikan untuk cadangan primer, cadangan sekunder, penyaluran kredit, dan investasi. Bank konvensional contohnya bank umum dan BPR. Kedua jenis bank tersebut telah kalian pelajari pada subbab sebelumnya.

2 ) Bank Syariah

Sekarang ini banyak berkembang bank syariah.

Bank syariah muncul di Indonesia pada awal tahun 1990-an. Pemrakarsa pendirian bank syariah di Indonesia dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 18 – 20 Agustus 1990.

Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, maksudnya adalah bank yang dalam operasinya mengikuti ketentuan-ketentuan syariah Islam, khususnya yang menyangkut tata cara bermuamalah secara Islam.

Falsafah dasar beroperasinya bank syariah yang menjiwai seluruh hubungan transaksinya adalah efesiensi, keadilan, dan kebersamaan. Efisiensi mengacu pada prinsip saling membantu secara sinergis untuk memperoleh keuntungan sebesar mungkin.

Keadilan mengacu pada hubungan yang tidak dicurangi, ikhlas, dengan persetujuan yang matang atas proporsi masukan dan keluarannya. Kebersamaan mengacu pada prinsip saling menawarkan bantuan dan nasihat untuk saling meningkatkan produktivitas.

Kegiatan bank syariah dalam hal penentuan harga produknya sangat berbeda dengan bank konvensional.

Penentuan harga bagi bank syariah didasarkan pada  kesepakatan antara bank dengan nasabah penyimpan dana sesuai dengan jenis simpanan dan jangka waktunya, yang akan menentukan besar kecilnya porsi bagi hasil yang akan diterima penyimpan. Berikut ini prinsip-prinsip yang berlaku pada bank syariah.

a) Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah).

b) Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musharakah).

c) Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah).

d) Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan (ijarah).

e) Pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina).

Dalam rangka menjalankan kegiatannya, bank syariah harus berlandaskan pada Alquran dan hadis. Bank syariah mengharamkan penggunaan harga produknya dengan bunga tertentu. Bagi bank syariah, bunga bank adalah riba.

Dalam perkembangannya kehadiran bank syariah ternyata tidak hanya dilakukan oleh masyarakat muslim, akan tetapi juga masyarakat nonmuslim. Saat ini bank syariah sudah tersebar di berbagai negara-negara muslim dan nonmuslim, baik di Benua Amerika, Australia, dan Eropa. Bahkan banyak perusahaan dunia yang telah membuka cabang berdasarkan prinsip syariah. Contoh Bank Syariah di Indonesia yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri.

Dari Buku Sekolah

Terima kasih: Duta Pulsa -

Ditulis dalam Artikel, Bank, Ekonomi, Pendidikan, Sekolah | Bertanda: , , | 11 Komentar »

Pengertian Sehat

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Mei 8, 2009

Istilah sehat dalam kehidupan sehari-hari sering dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu dapat bekerja secara normal. Bahkan benda mati pun seperti kendaraan bermotor atau mesin, jika dapat berfungsi secara normal, maka seringkali oleh pemiliknya dikatakan bahwa kendaraannya dalam kondisi sehat. Kebanyakan orang mengatakan sehat jika badannya merasa segar dan nyaman. Bahkan seorang dokterpun akan menyatakan pasiennya sehat manakala menurut hasil pemeriksaan yang dilakukannya mendapatkan seluruh tubuh pasien berfungsi secara normal. Namun demikian, pengertian sehat yang sebenarnya tidaklah demikian. Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. Pengertian sehat tersebut sejalan dengan pengertian sehat menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 sebagai berikut: Sehat adalah suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, dan sosial.

Batasan kesehatan tersebut di atas sekarang telah diperbaharui bila batasan kesehatan yang terdahulu itu hanya mencakup tiga dimensi atau aspek, yakni: fisik, mental, dan sosial, maka dalam Undang- Undang N0. 23 Tahun 1992, kesehatan mencakup 4 aspek, yakni: fisik (badan), mental (jiwa), sosial, dan ekonomi. Batasan kesehatan tersebut diilhami oleh batasan kesehatan menurut WHO yang paling baru. Pengertian kesehatan saat ini memang lebih luas dan dinamis, dibandingkan dengan batasan sebelumnya. Hal ini berarti bahwa kesehatan seseorang tidak hanya diukur dari aspek fisik, mental, dan sosial saja, tetapi juga diukur dari produktivitasnya dalam arti mempunyai pekerjaan atau menghasilkan sesuatu secara ekonomi.

Bagi yang belum memasuki dunia kerja, anak dan remaja, atau bagi yang sudah tidak bekerja (pensiun) atau usia lanjut, berlaku arti produktif secara sosial. Misalnya produktif secara sosial-ekonomi bagi siswa sekolah atau mahasiswa adalah mencapai prestasi yang baik, sedang produktif secara sosial-ekonomi bagi usia lanjut atau para pensiunan adalah mempunyai kegiatan sosial dan keagamaan yang bermanfat, bukan saja bagi dirinya, tetapi juga bagi orang lain atau masyarakat.

Keempat dimensi kesehatan tersebut saling mempengaruhi dalam mewujudkan tingkat kesehatan seseorang, kelompok atau masyarakat.

Itulah sebabnya, maka kesehatan bersifat menyeluruh mengandung keempat aspek. Perwujudan dari masing-masing aspek tersebut dalam kesehatan seseorang antara lain sebagai berikut:

1. Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidak merasa dan mengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalami gangguan.

2. Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yakni pikiran, emosional, dan spiritual.

• Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran.

• Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya.

• Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT dalam agama Islam). Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang.

Dengan perkataan lain, sehat spiritual adalah keadaan dimana seseorang menjalankan ibadah dan semua aturan-aturan agama yang dianutnya.

3. Kesehatan sosial terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku, agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling toleran dan menghargai.

4. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif, dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang dapat menyokong terhadap hidupnya sendiri atau keluarganya secara finansial. Bagi mereka yang belum dewasa (siswa atau mahasiswa) dan usia lanjut (pensiunan), dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku. Oleh sebab itu, bagi kelompok tersebut, yang berlaku adalah produktif secara sosial, yakni mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka nanti, misalnya berprestasi bagi siswa atau mahasiswa, dan kegiatan sosial, keagamaan, atau pelayanan kemasyarakatan lainnya bagi usia lanjut.

Dari Buku Sekolah


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Ditulis dalam Artikel, Berita, Kesehatan, Pendidikan, Pengetahuan, Renungan | Bertanda: , | Leave a Comment »

PENGARUH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA: 1) Perlawanan Rakyat 2) Perkembangan Agama Kristen

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Mei 3, 2009

1. Reaksi Rakyat Indonesia terhadap Upaya Perdagangan Portugis dan Belanda

Menjelang kedatangan bangsa Eropa, masyarakat di wilayah Nusantara hidup dengan tenteram di bawah kekuasaan raja-raja.

indonesiaKedatangan bangsa-bangsa Eropa di Indonesia mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia, tetapi lama-kelamaan rakyat Indonesia mengadakan perlawanan karena sifat-sifat dan niat-niat jahat bangsa Eropa mulai terkuak dan diketahui oleh bangsa Indonesia.

Perlawanan-perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia disebabkan orang-orang Barat ingin memaksakan monopoli perdagangan dan berusaha mencampuri urusan kerajaan-kerajaan di Indonesia. Adapun perlawanan-perlawanan tersebut antara lain:

1) Perlawanan di Aceh terhadap Portugis

2) Ternate melawan Portugis

3) Perlawanan Mataram (Perlawanan Sultan Agung)  terhadap Belanda

4) Banten melawan VOC

5) Makassar melawan VOC

6) Perlawanan Diponegoro (1825–1830) terhadap Belanda

7) Perang Padri (1821–1837)

2. Perkembangan Agama Kristen di Indonesia

Sejak abad ke-15 Paus di Roma memberi tugas kepada misionaris bangsa Portugis dan Spanyol untuk menyebarkan agama Katholik. Kemudian bangsa Belanda pun tertarik untuk menyebarkan ajaran agama Kristen Protestan dengan mengirimkan para zending di negeri-negeri jajahannya.

1. Misionaris Portugis di Indonesia

Pada abad ke-16 kegiatan misionaris sangat aktif menyampaikan kabar Injil ke seluruh penjuru dunia dengan menumpang kapal pedagang Portugis dan Spanyol. Salah seorang misionaris yang bertugas di Indonesia terutama Maluku adalah Fransiscus Xaverius (1506–1552). Ia seorang Portugis yang membela rakyat yang tertindas oleh jajahan bangsa Portugis. Di kalangan pribumi ia dikenal kejujuran dan keikhlasannya membantu kesulitan rakyat. Ia menyebarkan ajaran agama Katholik dengan berkeliling ke kampung-kampung sambil membawa lonceng di tangan untuk mengumpulkan anak-anak dan orang dewasa untuk diajarkan agama Katholik.

Kegiatan misionaris Portugis tersebut berlangsung di Kepulauan Maluku, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, P ulau Siau, dan Sangir, kemudian menyebar ke Kalimantan dan Jawa Timur.

Penyebaran agama Katholik di Maluku menjadi tersendat setelah terbunuhnya Sultan Hairun yang menimbulkan kebencian rakyat terhadap semua orang Portugis. Setelah jatuhnya Maluku ke tangan Belanda, kegiatan misionaris surut dan diganti kegiatan zending Belanda yang menyebarkan agama Kristen Protestan.

2. Zending Belanda di Indonesia

Pada abad ke-17 gereja di negeri Belanda mengalami perubahan, agama Katholik yang semula menjadi agama resmi negara diganti dengan agama Kristen Protestan. Pemerintah Belanda melarang pelaksanaan ibadah agama Katholik di muka umum dan menerapkan anti Katholik, termasuk di tanah-tanah jajahannya.

VOC yang terbentuk tahun 1602 mendapat kekuasaan dan tanggung jawab memajukan agama. VOC mendukung penyebaran agama Kristen Protestan dengan semboyan “siapa punya negara, dia punya agama”, kemudian VOC menyuruh penganut agama Katholik untuk masuk agama Kristen Protestan. VOC turut membiayai pendirian sekolah-sekolah dan membiayai upaya menerjemahkan injil ke dalam bahasa setempat. Di balik itu para pendeta dijadikan alat VOC agar pendeta memuji-muji VOC dan tunduk dengan VOC. Hal tersebut ternyata sangat menurunkan citra para zending di mata rakyat, karena VOC tidak disukai rakyat.

Tokoh zending di Indonesia antara lain Ludwig Ingwer Nommensen, Sebastian Danckaerts, Adriaan Hulsebos, dan Hernius.

Kegiatan zending di Indonesia meliputi:

a. Menyebarkan agama Kristen Protestan di Maluku, Sangir, Talaud, Timor, Tapanuli, dan kota-kota besar di Jawa dan Sumatra.

b. Mendirikan Nederlands Zendeling Genootschap (NZG), yaitu perkumpulan pemberi kabar Injil Belanda yang berusaha menyebarkan agama Kristen Protestan, mendirikan wadah gereja bagi jemaat di Indonesia seperti Gereja Protestan Maluku (GPM), Gereja Kristen Jawa (GKJ), Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dan mendirikan sekolah-sekolah yang menitikberatkan pada penyebaran agama Kristen Protestan.

3. Wilayah Persebaran Agama Nasrani di Indonesia pada Masa Kolonial

Saat VOC berkuasa, kegiatan misionaris Katholik terdesak oleh kegiatan zending Kristen Protestan, dan bertahan di Flores dan Timor. Namun sejak Daendels berkuasa, agama Katholik dan Kristen Protestan diberi hak sama, dan mulailah misionaris menyebarkan kembali agama Katholik terutama ke daerah-daerah yang belum terjangkau agama-agama lain.

Penyebaran agama Kristen Protestan di Maluku menjadi giat setelah didirikan Gereja Protestan Maluku (GPM) tanggal 6 September 1935. Organisasi GPM menampung penganut Kristen Protestan di seluruh Maluku dan Papua bagian selatan. Penyebaran agama Kristen menjangkau Sulawesi Utara di Manado, Tomohon, Pulau Siau, Pulau Sangir Talaud, Tondano, Minahasa, Luwu, Mamasa dan Poso, serta di Nusa Tenggara Timur yang meliputi Timor, Pulau Ende, Larantuka, Lewonama, dan Flores. Adapun persebaran agama Katholik di Jawa semula hanya berlangsung di Blambangan, Panarukan, Jawa Timur. Namun, kemudian menyebar ke wilayah barat, seperti Batavia, Semarang, dan Jogjakarta.

Agama Kristen Protestan di Jawa Timur berkembang di Mojowarno, Ngoro dekat Jombang. Di Jawa Tengah meliputi Magelang, Kebumen, Wonosobo, Cilacap, Ambarawa, Salatiga, Purworejo, Purbalingga, dan Banyumas. Di Jawa Barat pusat penyebaran agama Kristen terdapat di Bogor, Sukabumi, dan Lembang (Bandung). Di Sumatra Utara masyarakat Batak yang menganut agama Kristen berpusat di Angkola Sipirok, Tapanuli Selatan, Samosir, Sibolga, Buluh Hawar di Karo, Kabanjahe, Sirombu, dan kepulauan Nias. Kegiatan agama Kristen pada masyarakat Batak dipusatkan pada organisasi HKBP. Adapun di Kalimantan Selatan agama Kristen berkembang di Barito dan Kuala Kapuas. Di Kalimantan Barat umat Nasrani banyak terdapat di Pontianak. Di Kalimantan Timur banyak terdapat di Samarinda, Kalimantan Tengah di pemukiman masyarakat Dayak desa Perak dan Kapuas Kahayan.

Faktor-faktor penyebab sulitnya perkembangan agama Kristen di Indonesia pada waktu itu adalah:

a) Pada waktu itu agama Kristen dianggap identik dengan agama penjajah.

b) Pemerintah kolonial tidak menghargai prinsip persamaan derajat manusia.

c) Sebagian besar rakyat Indonesia telah menganut agama lain.

Oleh karena itulah upaya penyebaran dilakukan di daerah-daerah yang belum tersentuh agama lainnya. Juga dilakukan dengan mengadakan tindakan-tindakan kemanusiaan seperti mendirikan rumah sakit dan sekolah. Akhirnya berkat kerja keras kaum misionaris dan zending, agama Kristen dapat berkembang di Indonesia sampai sekarang.

Dari Buku Sekolah


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Ditulis dalam Agama, Artikel, Indonesia, Pendidikan, Pengetahuan, Renungan, Sekolah | Bertanda: , , | 41 Komentar »

Tips Menghadapi Gempa Bumi

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Mei 1, 2009

1. Jika berada di dalam rumah: Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh dari jatuhan benda-benda. Jika kita tidak memiliki meja, lindungi kepala dengan bantal. Jika kamu sedang menyalakan kompor, matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.

2. Jika berada di luar rumah: Lindungi kepala dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala dengan menggunakan tangan, tas atau apa pun yang kita bawa.

3. Jika kita berada di mall, bioskop, atau di lantai dasar gedung: Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.

4. Jika kita berada di dalam lift: Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika kita merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika kita terjebak dalam lift, hubungi petugas gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

5. Jika kita berada di dalam kereta api: Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga kita tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.

6. Jika kita berada di dalam mobil: saat terjadi gempa bumi besar, kita akan merasa seakan-akan roda mobil tersebut gundul. Sopir akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi, keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.

7. Jika kita berada di gunung/pantai: Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika kita merasakan getaran dan tandatanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

8. Dengarkan informasi: Saat gempa bumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Kita dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas.

Dari Buku Sekolah


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Ditulis dalam Artikel, Berita, Pengetahuan, Renungan | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Usaha Perbankan

Ditulis oleh dahlanforum di/pada April 28, 2009

Bank adalah lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak yang memiliki dana dan pihak yang memerlukan dana. Sebagai perantara keuangan, bank menghimpun dana dari masyarakat yang surplus dana dalam bentuk simpanan dan sebagai imbalannya Bank akan memberikan bunga kepada nasabah penyimpan. Dari hasil menghimpun dana tersebut bank akan menyalurkan dalam bentuk kredit kepada masyarakat yang membutuhkan dana (defisit dana) dan sebagai imbalannya Bank akan memperoleh pendapatan bunga yang nilainya lebih besar daripada bunga yang dibayarkan kepada penyimpan dana. Jadi aktivitas pokok perbankan adalah menghimpun dana dan menyalurkan dana.

Selain itu, Bank merupakan lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran. Bank memainkan peran penting dalam memelihara kepercayaan masyarakat terhadap sistem moneter.

Oleh karena itu pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) banyak mengeluarkan peraturan di bidang perbankan.

Menurut pasal 5 UU no 7 tahun 1992, Bank dibagi menjadi:

a. BANK UMUM; merupakan Bank yang dapat memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran dan melakukan kegiatan khusus dalam kegiatan antara lain: menyalurkan pembiayaan jangka panjang, pembiayaan untuk pengembangan koperasi, pengembangan pengusaha dibidang UKM, pengembangan ekspor non-migas dan pengembangan pembangunan perumahan

b. BANK PERKREDITAN RAKYAT; merupakan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan dan bentuk simpanan lain yang setara dengan itu.

Jenis Produk perbankan

1. Kredit/Pinjaman

a. Kredit rekening koran, yaitu pinjaman dengan jumlah tertentu dari bank yang dapat ditarik sesuai keinginan peminjam dengan menjaminkan barang atau surat berharga.

b. Letter of Credit (L/C), yaitu instrumen yang memberi hak kepada seseorang atau perusahaan penerima L/C untuk meminta pembayaran kepada bank penerbit melalui bank korespondensinya berdasarkan persyaratan yang tercantum dalam L/C tersebut.

c. Kredit aksep, yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah dalam bentuk wesel yang dapat diperjualbelikan

d. Kredit dengan jaminan surat-surat berharga, yaitu pinjaman yang diberikan bank kepada nasabah untuk keperluan pembelian surat berharga yang nantinya juga akan menjadi jaminan pinjaman tersebut.

e. Pinjaman subordinasi, yaitu pinjaman yang berdasarkan suatu perjanjian hanya dapat dilunasi apabila bank telah memenuhi kewajiban tertentu dan dalam hal terjadinya likuidasi hak tagihnya berlaku paling akhir dari semua simpanan dan pinjaman diterima.

2. Simpanan

a. Tabungan, yaitu simpanan pihak lain pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu

yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, atau alat lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu.

b. Giro, yaitu simpanan pihak lain pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, kartu ATM, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan.

c. Deposito, simpanan pihak lain pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu menurut perjanjian antara penyimpan dengan bank yang bersangkutan.

d. Sertifikat deposito, simpanan pihak lain pada bank dalam bentuk deposito yang sertifikat penyimpanannya dapat dipindahtangankan.

e. Bentuk lain yang dipersamakan dengan bentuk simpanan di atas

Jenis Jasa Perbankan

1. Transfer, yaitu perpindahan dana antar rekening dari suatu bank ke kantor cabangnya atau bank lain baik untuk kepentingan nasabah maupun bank itu sendiri. Jasa transfer banyak ditawarkan oleh Bank untuk memperoleh fee base income. Selain untuk memperoleh fee base income, jasa transfer dapat dijadikan sebagai sarana promosi kepada nasabah tertentu (nasabah tabungan, kredit dll) melalui pembebasan biaya transfer.

Jenis-jenis transfer:

a. Berdasarkan mekanisme pelaksanaannya:

- transfer melalui Bank Indonesia

- transfer melalui Bank Lain

- transfer melalui cabang Bank sendiri

b. Berdasarkan kepentingan pihak pemakai jasa:

- transfer untuk kepentingan debitur

- transfer untuk kepentingan non debitur

- transfer untuk kepentingan bagian-bagian dalam Bank itu sendiri

c. Berdasarkan setoran dananya:

- Debet rekening Giro/Tabungan/Deposito

- Kas/tunai

- Setoran Kliring

- Hasil Inkaso

d. Berdasarkan media pelaksanaan transfer:

- Dibawa sendiri/setor langsung

- Melalui teleks/faksimile

- Melalui ATM

e. Berdasarkan lalu-lintas dana:

- Transfer keluar (Outgoing transfer)

- Transfer masuk (Incoming transfer)

Dalam mekanisme transfer ada 4 pihak yang terlibat, yaitu:

a. Nasabah

adalah sebagai pihak pemilik/pengirim yang memberi amanah kepada Bank untuk memindahkan dananya ke pihak penerima.

b. Bank Penarik (Drawer Bank)

adalah bank pelaku transfrer yang menerima dana dan amanat dari nasabah untuk ditransfer ke pihak Bank Tertarik (Drawee) yang pada akhirnya Bank Tertarik akan meyerahkan kepada penerima dana akhir.

c. Bank Tertarik (Drawee Bank) adalah Bank yang menerima transfer masuk dari Bank Penarik untuk diteruskan kepada penerima dana akhir.

d. Penerima Dana (Beneficiary) adalah pihak akhir yang menerima dana transfer dari Bank Tertarik.

2. Inkaso, yaitu jasa perbankan yang melibatkan pihak ketiga

dalam rangka penyelesaian tagihan berupa warkat/surat berharga yang tidak dapat diambil alih atau dibayarkan segera kepada pemberi amanat untuk keuntungannya.

Bank yang terlibat dalam Inkaso adalah:

a. Bank pemrakarsa adalah Bank penerima warkat dari pihak ketiga untuk ditagihkan dan hasilnya untuk kepentingan pihak ketiga tersebut

b. Bank Pelaksana adalah Bank yang melakukan penagihan kepada pihak ketiga (nasabah di Bank Pelaksana) atas amanah dari Bank Pemrakarsa dan hasilnya untuk kepentingan pihak ketiga (nasabah Bank Pemrakarsa)

Warkat Inkaso dapat dibedakan menjadi:

a. Warkat Inkaso tanpa lampiran yaitu warkat Inkaso yang tidak dilampiri dengan dokumen apapun seperti cek, giro bilyet atau surat berharga lainnya.

b. Warkat Inkaso dengan lampiran yaitu warkat Inkaso yang harus dilampiri dokumen- dokumen seperti kuitansi, faktur, polis asuransi atau surat lain yang disetujui Bank

Dilihat dari lalu lintas dananya, Inkaso dibedakan menjadi:

a. Inkaso Keluar yaitu kegiatan Inkaso atas Instruksi nasabah untuk melakukan penagihan kepada pihak ketiga di cabang Bank sendiri atau Bank lain diluar kota.

b. Inkaso Masuk yaitu tagihan masuk atas beban rekening bank sendiri dan hasilnya dikirim ke cabang Bank Pemrakarsa untuk keuntungan pihak ketiga.

Dilihat dari mekanisme pelaksanaannya, inkaso dibedakan menjadi:

a. Inkaso melalui bank lain yaitu inkaso yang dilaksanakan terhadap pihak ketiga yang merupakan nasabah dari Bank lain.

b. Inkaso melalui cabang sendiri yaitu Inkaso yang dilakukan melalui cabang Bank sendiri untuk pihak ketiga diluar kota pada kantor cabang Bank sendiri.

3. Kartu kredit (credit card), yaitu kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dalam transaksi jual beli barang atau jasa, kemudian pelunasan atas penggunaannya dapat dilakukan sekaligus atau dengan cicilan dengan jumlah minimum tertentu.

4. Safe deposit box, yaitu jasa penyediaan tempat penyimpanan barang berharga dengan jaminan keamanan penuh dari bank penyedia jasa dengan dikenakan biaya sesuai kesepakatan nasabah dengan bank.

5. Rupiah Traveler’s cheque (cek perjalanan) yaitu surat berharga yang diterbitkan bank dari dana nasabah dengan masa berlaku tidak terbatas yang berlaku dimana saja dan dapat diuangkan sewaktu-waktu.

6. Payment Point (Rekening titipan) yaitu rekening yang menampung pembayaran dari masyarakat untuk keuntungan pihak tertentu, umumnya perusahaan publik. Rekening titipan biasa dimanfaatkan untuk membayar tagihan-tagihan rutin yang jumlahnya tidak terlalu besar.

7. Bank garansi, yaitu jasa pembayaran kewajiban suatu pihak kepada pihak lain yang terikat dalam suatu kontrak atau perjanjian untuk mendukung kelancaran pembayaran kontrak atau perjanjian tersebut

Istilah-istilah dalam bidang Perbankan

Aktiva produktif adalah penanaman modal bank, baik dalam rupiah maupun valuta asing dalam bentuk kredit, efek (surat berharga), efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo), tagihan derivatif, tagihan akseptasi, penempatan dana pada bank lain, penyertaan, dan lain-lain.

Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bintuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan / atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat.

Efek adalah surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti untang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka, dan setiap derivatif dari efek

Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi adalah taksiran kerugian akibat tidak dipenuhinya komitmen dan kontinjensi oleh nasabah.

Kas adalah mata uang kertas dan logam, baik rupiah maupun valuta asing yang masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.

Kewajiban segera adalah kewajiban bank kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi amanat atau perjanjian yang ditetapkan sebelumnya.

Komitmen adalah ikatan atau kontrak berupa janji yang tidak dapat dibatalkan (irrevocable) secara sepihak dan harus dilaksanakan apabila persyaratan yang disepakati bersama dipenuhi.

Kontinjensi adalah kondisi atau situasi dengan hasil akhir berupa keuntungan atau kerugian yang baru dapat dikonfirmasikan setelah terjadinya satu peristiwa atau lebih pada masa yang akan dating.

Kredit adalah peminjaman uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan, atau pembagian hasil keuntungan. Hal yang termasuk dalam pengertian kredit yang diberikan adalah kredit dalam rangka pembiayaan bersama, kredit dalam restrukturisasi, dan pembelian  surat  berharga nasabah yang dilengkapi dengan Note Purchase Agreement (NPA).

Penempatan pada bank lain adalah penanaman dana bank pada bank lain baik dalam negeri maupun di luar negeri, dalam bentuk interbank call money, tabungan, deposito berjangka, dan lainlain yang sejenis, yang dimaksudkan untuk memperoleh penghasilan.

Penyertaan saham adalah penanaman dana bank dalam bentuk saham perusahaan lain untuk tujuan investasi jangka panjang, baik dalam pendirian maupun ikut serta dalam operasi lembaga keuangan lainnya, termasuk penyertaan sementara dalam rangka restrukturisasi kredit atau lainnya.

Penyisihan kerugian aktiva produktif adalah penyisihan yang dibentuk untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul sehubungan dengan penanaman dana ke dalam aktiva produktif, baik dalam bentuk rupiah maupun valuta asing.

Pinjaman diterima adalah dana yang diterima dari bank lain, Bank Indonesia, atau pihak lain dengan kewajiban pembayaran kembali sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam perjanjian pinjaman. Pinjaman subordinasi dan simpanan masyarakat tidak termasuk dalam pengertian ini.

Pinjaman subordinasi adalah pinjaman yang berdasarkan suatu perjanjian hanya dapat dilunasi apabila bank telah memenuhi kewajiban tertentu dan dalam hal terjadinya likuidasi hak tagihnya berlaku paling akhir dari semua simpanan dan pinjaman diterima

Posisi devisa neto adalah: a) selisih bersih aktiva dan kewajiban moneter dan valuta asing: b) selisih bersih tagihan dan kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam valuta asing

Simpanan adalah dana yang dipercayakan oleh masyarakat (di luar bank) kepada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana.

Simpanan dari bank lain adalah kewajiban bank kepada bank lain, baik dalam negeri maupun di luar negeri dalam bentuk giro, tabungan, interbank call money, deposito berjangka, dan lain-lain yang sejenis.

Dari Catatan Sekolah


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Ditulis dalam Akuntansi, Bank, Bisnis, Ekonomi, Usaha | Bertanda: , , , | Leave a Comment »