Forum Positif

Belajar berbagi hal-hal positif

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Pengetahuan’

Blog yang Sederhana ini ternyata 4000 hit lebih

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Oktober 6, 2009

Terima kasih WordPress, telah memberikan fasilitas untuk berbagi. Memberikan kesempatan kepada siapa saja yang mau untuk berbagi informasi dan mengambil manfaat dari setiap fasilitas yang ada.

Kebanyakan yang di sajikan di blog sederhana ini memang dari catatan sekolah, ada juga mengutip dan menyalin dari kiriman teman-teman. Semoga tulisan-tulisan itu berguna bagi siapa saja yang sedang membutuhkan.

Kami juga mendapatkan banyak manfaat dari banyaknya pengunjung ke blog ini, dengan banyaknya klik ke link yang kami pasang.

Terima kasih pada semua yang telah mampir di blog ini, dan meninggalkan pesan. Maaf jika tidak semua pesan yang masuk dapat kami balas. Maaf juga jika ada permintaan yang tidak dapat dipenuhi dengan memuaskan. Tentu saja itu semua karena keterbatasan kami. Kami hanya bisa menyajikan semaksimal mungkin apa yang bisa kami lakukan.

Kami hanya mengajak kepada semua pengunjung blog ini untuk bisa saling berbagi dan bisa terus belajar dari apa yang ada. Mewujudkan kehidupan yang lebih baik, dan terus lebih baik lagi. Saling memberikan manfaat bagi sesama.

Salam

Ditulis dalam Artikel, Bisnis, Pengetahuan | Bertanda: , | 3 Komentar »

Ciri-Ciri Negara Maju

Ditulis oleh dahlanforum di/pada September 17, 2009

a. Sumber Daya Alam Dimanfaatkan secara Optimal

Pemanfaatan teknologi dan kepemilikan modal membuat masyarakat di negara maju mampu memanfaatkan sumber daya alam secara optimal, menemukan sumber daya alam baru, ataupun memanfaatkan sumber daya alam yang telah ada sebagai energi alternatif. Misalnya pemanfaatan tenaga angin, air, atau energi matahari untuk menggantikan fungsi dari energi minyak bumi.

b . Dapat Mengatasi Masalah Kependudukan

Hal ini dikarenakan angka pertumbuhan kecil, jumlah penduduk pada umumnya tidak terlalu banyak, angka beban ketergantungan kecil, kualitas dan produktivitas penduduk tinggi, pendapatan perkapita tinggi, dan peluang kerja dan kesempatan berusaha terbuka luas.

c . Produktivitas Masyarakat Didominasi Barang-

Barang Hasil Produksi dan Jasa Kegiatan ini tidak memerlukan lingkungan agraris, sehingga dapat dipastikan bahwa > 70% penduduk negara maju tinggal di perkotaan.

d . Tingkat dan Kualitas Hidup Masyarakat Tinggi

Tingginya kualitas penduduk mendorong semakin tingginya produktivitas masyarakat yang bermuara pada semakin tingginya pendapatan perkapita dan pendapatan nasional.

e. Ekspor yang Dilakukan adalah Ekspor Hasil Industri dan Jasa

Ada kalanya, suatu negara maju sangat minim sumber daya alam atau bahkan tidak memiliki sumber daya alam sama sekali, namun dapat menghasilkan produk olahan sumber daya alam. Misalnya, hasil minyak mentah dari negara Inggris sangat minim, namun negara tersebut mampu menghasilkan produk olahan minyak bumi dan memasarkannya ke seluruh penjuru dunia. Kebutuhan minyak mentahnya tercukupi dengan cara mengimpor dari negara-negara lain yang umumnya termasuk dalam kategori negara-negara berkembang.

f. Tercukupinya Penyediaan Fasilitas Umum

Negara maju memiliki kemampuan berupa sarana dan dana dalam memberikan pelayanan fasilitas umum yang memadai bagi warganya. Hal ini juga didukung dengan tingginya tingkat kesadaran warga masyarakatnya dalam memelihara dan memanfaatkan ketersediaan sarana fasilitas umum yang ada.

g. Kesadaran Hukum, Kesetaraan Gender, dan Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia Dijunjung Tinggi

Masyarakat di negara maju pada umumnya memiliki disiplin yang tinggi dalam mematuhi hukum.

Pemerintahan yang berjalan menerapkan prinsip akuntabilitas (dapat dipertanggungjawabkan) serta transparansi (terbuka) dalam berbagai tindakan dan pengambilan keputusan. Jenis kelamin tidak lagi dipermasalahkan dalam penentuan jabatan, namun kemampuanlah yang diperhitungkan. Penghormatan terhadap hak asasi manusia dijunjung tinggi, bahkan untuk golongan minoritas, misalnya untuk kaum difabel (different ability) seperti orang tua, tuna netra, atau penyandang cacat fisik yang lain diberi fasilitas khusus dan porsi atau kesempatan kerja yang sejajar dengan masyarakat normal.

h. Tingkat Pendidikan Relatif Tinggi

Tingkat pendidikan merupakan salah satu indikator penting yang menunjukkan kualitas penduduk suatu negara. Di negara-negara maju secara umum penduduknya sudah memiliki kesadaran tinggi akan arti penting pendidikan dan penguasaan Iptek. Hal tersebut terlihat dari angka partisipasi belajar penduduk negara-negara maju yang sangat tinggi. Tingginya tingkat pendidikan penduduk di negara maju juga ditunjang oleh sistem pendidikan yang baik dan anggaran pendidikan yang tinggi dari pemerintah.

i . Tingkat Pendapatan Penduduk Relatif Tinggi

Kemajuan tingkat pendidikan serta penguasaan Iptek oleh mayoritas penduduk menjadikan negara maju memiliki potensi SDM yang berkualitas tinggi. Kondisi demikian membuat penduduk negara maju tidak lagi menggantungkan sektor pertanian sebagai penghasilan utama, tetapi di sektor industri, jasa dan perdagangan. Variasi pekerjaan di berbagai sektor tersebut menjadikan penduduk negara maju memiliki pendapatan rata-rata tinggi. Penghasilan penduduk yang tinggi akan berdampak pada pendapatan perkapita yang tinggi pula.

j . Tingkat Kesehatan Sudah Baik

Rata-rata penduduk negara maju sudah memiliki standar kehidupan yang tinggi, sehingga kesadaran masyarakat akan arti penting kesehatan juga sudah baik. Selain itu pihak pemerintah juga memberikan perhatian yang sangat baik terhadap tingkat kesehatan masyarakat melalui pembangunan berbagai sarana dan prasarana kesehatan yang memadai di berbagai daerah yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Tingkat kesehatan penduduk yang sudah baik, dapat terlihat dari angka kematian penduduk yang rendah dan angka harapan hidup penduduk yang tinggi di negara maju.


Persewaan Alat PestaKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah okRek.com · DutaPulsa


dari buku sekolah

Ditulis dalam Negara | Bertanda: , | Leave a Comment »

Sejarah Penerbangan

Ditulis oleh dahlanforum di/pada September 4, 2009

Beratus-ratus tahun yang lalu pembawa cerita di Timur dapat membuat pendengarnya duduk terpesona dengan kisah-kisahnya tentang sehelai permadani ajaib yang menerbangkan para pangeran Baghdad ke udara, kini tanpa keajaiban, manusia telah dapat menaklukkan angkasa.

Beberapa jenis kendaraan udara dapat melayang karena benda ini lebih ringan daripada udara. Jenis lainnya lebih berat daripada udara, tetapi karena didorong oleh sumber tenaga atau karena tekanan arus udara yang kuat, maka benda ini dapat naik ke udara. Kita akan memulai cerita kita dengan kendaraan lebih ringan daripada udara–balon udara dan jenis yang berasal dari balon itu–karena dengan kendaraankendaraan udara inilah manusia mulai terbang ke angkasa.

Penerbangan lebih-ringan-dari-udara

Asas penerbangan lebih-ringan-dari-udara cukup sederhana. Jika sebuah benda lebih ringan beratnya daripada volume udara yang dipindahkannya, maka bobot itu akan naik ke atmosfer. Masalahnya adalah bagaimana mendapatkan bahan yang lebih ringan daripada udara.

Bangsa Cina telah dapat memecahkan masalah ini berabad-abad yang lalu.

Mereka mengetahui bahwa udara yang dipanaskan berbobot lebih ringan daripada udara biasa. Dengan memompa kertas ular naga dengan udara panas, mereka berhasil menerbangkan mainan-mainan itu ke atas. Tidak seorang pun memanfaatkan gagasan ini untuk menerbangkan manusia sampai abad XVIII.

Hanya Joseph-Michel dan Jacques-Entiene Montgolfier 2 bersaudara yang hidup di Perancis yang berhasil memanfaatkannya. Mereka memompa balon kertas dengan udara panas yang dihasilkan dari pembakaran jerami sehingga balon itu naik ke atas. Kemudian mereka menggunakan bola bulat yang terbuat dari sutera dan digantungnya kandang-kandang pada bola bulat itu. Di dalam kandang ini mereka mereka menempatkan ayam, burung dara, dan domba yang diterbangkan ke udara. Akhirnya, pada 21 November 1783 seorang pemuda Perancis, Pilatre de Rozier dan Marquis d’Arlandes, naik ke dalam balon Montgolfier dan mengadakan penerbangan bebas selama 25 menit di atas kota Paris. Mereka adalah orang pertama yang melakukan penerbangan udara.

Cara menggembungkan balon dengan udara panas segera ditinggalkan.

Orang mulai menjadi sadar bahwa gas hidrogen yang baru saja ditemukan lebih ringan daripada udara. Pada tahun 1783 seorang ahli fisika bangsa Perancis, J.A.C. Charles mengisi bahan sutera dengan hidrogen untuk kemudian tanpa penumpang menerbangkan balon itu ke udara. Beberapa saat kemudian ia sendiri mengadakan beberapa kali penerbangan dalam kendaraan yang berisikan hidrogen. Kemudian diikuti dengan penerbangan yang lebih banyak lagi. Segera setelah itu banyak kantong besar berisikan gas itu diterbangkan di berbagai negara. Kantong-kantong besar ini adalah “balon-balon bebas” yang tidak dapat dikendalikan dan melayang ke mana saja angin meniupnya.

Pada tahun 1897 Salomon August Andree, seorang insinyur bangsa Swedia,bergelantungan di udara, yang barangkali merupakan penerbangan lebih-ringandari-udara yang paling berani yang pernah diadakan. Bersama dengan 2 orang teman, ia tinggal landas dalam sebuah balon dari Spitsbergen dalam usahanya mengapung menyeberangi Kutub Utara. Bertahun-tahun tiada kabar selanjutnya mengenai ketiga orang petualang itu. Akhirnya pada tahun 1930 diketemukan jenazah para petualang itu di White Island dengan barang-barang perlengkapannya, termasuk beberapa lembar foto negatif yang diambil oleh Andree. Ketiga petualang yang malang itu terpaksa mendarat di atas gumpalan es terapung dan berusaha mencapai White Island, tempat mereka meninggal karena udara dingin.

Munculnya Kapal Seplin

Kehancuran ekspedisi Andree sudah jelas menunjukkan keganasan alam jika terbang dengan balon bebas. Dari sejak semula terbang dengan pesawat lebih-ringan-dari-udara, telah diusahakan untuk mengembangkan pesawat seplin, yaitu sebuah balon yang dapat sepenuhnya dikendalikan selama berada di udara.

Beberapa mahasiswa yang pertama-tama sekali mempelajari aeronautika berpendapat bahwa masalah ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan layar, dayung, dan kemudi, tetapi alat-alat semacam itu terbukti tidak berhasil.

Pada tahun 1851 seorang bangsa Perancis bernama Henri Giffard memperlengkapi balon raksasa ini dengan sebuah mesin uap yang menggerakkan baling-baling. Pesawat seplin Giffard memang dapat terbang mencapai ketinggian 1.520 m. Demikian juga pesawat ini dapat dikendalikan dengan baik sekali, tetapi pesawat ini benar-benar lamban sekali. Di hari-hari tidak berangin kecepatan tinggi pesawat ini sedikit di atas kecepatan berjalan kaki. Kenyataan memang menunjukkan bahwa mesinnya terlalu berat, dibandingkan dengan tenaga yang dapat ditimbulkannya.

Tidak sampai berkembangya mesin bensin ringan, pesawat-pesawat seplin yang berhasil baik dapat diselesaikan. Alberto Santos-Dumont, seorang bangsa Brasil kaya-raya yang hidup di Paris, membangun 14 pesawat seplin yang ditangani oleh mesin bensin, antara tahun 1898 dan 1908. dengan salah satu pesawat udaranya ini ia memenangkan sebuah hadiah Rp 20 juta untuk naik ke udara di tempat hanya beberapa jauhnya dari Menara Eiffel, mengelilingi menara, dalam waktu setengah jam. Pesawat seplin Santos-Dumont memang masih benar-benar primitif. Pesawat-pesawatnya terdiri atas balon yang berbentuk sosis yang di bawahnya terdapat lunas kecil–yang memuat mesin dan awak pesawat terambin.

(Sumber: Ilmu Pengetahuan Populer, halaman 198-199)


Persewaan Alat PestaKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah okRek.com · DutaPulsa


Dari buku Sekolah

Ditulis dalam Penerbangan, Sejarah | Bertanda: , | Leave a Comment »

Yang gak bisa di lihat di google earth

Ditulis oleh dahlanforum di/pada September 2, 2009

Berikut saya kutip dari pesan yang masuk ke account facebook saya:

Sebenarnya banyak tempat di dunia ini tidak diperbolehkan untuk dilihat melalui Google Earth ataupun Google Maps. Hal ini berkaitan dengan berbagai alasan, baik itu alasan keamanan, privasi ataupun politik. Berikut 15 tempat yang tidak bisa dilihat dengan menggunakan fasilitas Google tersebut.

Tempat Pemerintahan dan Militer

* White House: Gambar digital dari White House telah dihapus, hal ini dilakukan untuk menyembunyikan fasilitas keamanan udara dan aset keamanan lain yang digunakan untuk mengamankan tempat ini.

* Soesterberg Air Base, di Belanda: Ini merupakan basis dari angkatan udara Belanda, yang juga pernah digunakan sebagai basis pesawat tempur F-15 angkatan udara Amerika saat Perang Dingin.

* Reims Air Base di Perancis: Tempat ini satu-satunya bangunan di area Reims Air Base yang dikaburkan.

* Nato C3 Agency: Berlokasi di Brussels, Belgia. C3 Agency mendukung NATO dalam hal-hal ilmiah dan yang berhubungan dengan C4ISR (Consultation, Command, Control, Communications, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance).

* Huis Ten Bosch Palace: Tempat ini merupakan satu dari empat tempat tinggal utama keluarga kerajaan Belanda, yang berlokasi di The Hague, Belanda. Ratu Beatrix tinggal di tempat ini sejak tahun 1981.

Tempat Dengan Alasan Politik Tertentu :

* Iran: Tahun 2007 lalu, seorang businessman Iran mencoba untuk mendowload Google Earth, tetapi ia mendapatkan pesan: “Terimakasih atas perhatian Anda, tetapi produk yang Anda coba download tidak tersedia bagi negara Anda”.

* Daerah bagian tenggara Asia: Daerah ini dikaburkan oleh Google Earth karena merupakan kawasan sensitif yang berkenaan dengan masalah politik negara, seperti Tibet atau propinsi Xinjiang, bagian utara Pakistan dan kawasan kerajaan.

* Bagian Tengah/Timur Desa Yona, di Kepulauan Pasifik Wilayah Guam: Tidak diketahui alasan mengapa daerah ini di sensor.

* The Boring Home: Aaron dan Christine Boring di Franklin Park Pa mengklaim bahwa Google Maps dengan fiture Street View telah melanggar privasi mereka. Keluarga Boring mengatakan gambar dari rumah mereka harus dihilangkan dan sepanjang jalan rumah mereka diberikan label “Private Road”.

* Kota Utrecht di Belanda: Merupakan tempat yang memiliki sangkut paut dengan sebuah kota kuno yang digunakan sebagai pusat keagamaan bagi bangsa Belanda sejak abad ke 8.

Universitas dan Laboratorium Riset

* Massachusetts Institute of Technology Lincoln Laboratory: Laboratorium Lincoln merupakan tempat riset yang digunakan untuk kepentingan federal dan merupakan pusat pengembangan teknologi tingkat tinggi yang digunakan untuk memecahkan masalah keamanan nasional Amerika.

* Knolls Atomic Power Laboratory: Tempat riset dan pengembangan ini digunakan untuk mendukung program Naval Nuclear Propulsion, dengan berbagai aktifitas riset, desain, membangun, mengendalikan dan me-maintenance kapal perang tenaga nuklir Amerika.

* Manhattanville College’s Dammann and Tenney Dormitories: Universitas Manhattanville yang berlokasi di kawasan New York ini dikaburkan karena berada dekat dengan pusat beberapa perusahaan besar seperti PepsiCo Inc, Texaco dan MasterCard.

* Stony Brook University: Universitas ini dikaburkan dari Google maps karena bangunan ini merupakan pusat dari Brorkhaven National Laboratory.

* Saint Louis School di Honolulu: Hanya bangunan-bangunan tertentu saja yang dapat dilihat dari tempat ini, seperti lapangan bola ataupun tempat olahraga sedangkan yang lainnya tidak bisa dilihat.

Lasigma Multimedia

Ditulis dalam Pengetahuan | Bertanda: | Leave a Comment »

Langkah Sigap Saat Banjir Menyergap

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Agustus 31, 2009

Jakarta sebagai ibu kota negara tidak lepas dari bencana. Banjir telah melalap ribuan harta benda bahkan nyawa. Hak-hak pelajar memperoleh ilmu terenggut  oleh bah air yang penuh bakteri penyakit. Ratusan orang harus menahan lapar  dahaga serta rela digerogoti dingin, nyamuk di tempat pengungsian. Gambaran yang memilukan tersebut bisa saja terjadi di tempat Anda. Apa yang ada di kepala Anda apabila suatu saat tertimpa musibah banjir? Seseorang berikhtiar, Tuhan berkehendak. Tidak ada salahnya saat terjadi bencana, sebagai pelajar tangguh dan peduli, banyak hal yang bisa kita lakukan. Pada saat banjir seseorang sesegera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Matikanlah aliran listrik di dalam rumah atau segera hubungi Perusahaan Listrik Negara (PLN) meminta untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir. Langkah lain ialah cobalah mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk diseberangi. Hindari berjalan di dekat saluran air guna menghindari kemungkinan terseret arus banjir. Apabila air terus meninggi, segera hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana, di antaranya kantor kepala desa, lurah, maupun camat setempat.

dari buku sekolah.

Ditulis dalam Pengetahuan, umum | Bertanda: , | 1 Komentar »

Air (H2O) – senyawa yang paling melimpah di muka bumi

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Agustus 14, 2009

Air merupakan senyawa yang paling melimpah di muka bumi memiliki rumus kimia H2O. Sebuah molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen.

Air bersifat tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar yaitu 1 atm dan 0 °C. Air merupakan suatu pelarut yang penting, yang memiliki kemampuan untuk melarutkan banyak zat kimia lainnya, seperti garam-garam, gula, asam, beberapa jenis gas dan banyak macam molekul organik.

Air merupakan molekul yang spesifik, untuk molekul yang sejenis atau atom disekitar atom oksigen, seperti nitrogen, flor, dan Posfor, sulfur dan klor, jika berikatan dengan hidrogen membentuk senyawa dalam bentuk gas. Hidrogen berikatan dengan oksigen membentuk air dalam fasa cair, karena oksigen lebih bersifat elektronegatif daripada elemen-elemen lain tersebut (kecuali flor).

Atom oksigen menarik elektron-elektron ikatan jauh lebih kuat dari pada yang dilakukan oleh atom hidrogen, sehingga kedua atom hidrogen bermuatan parsial positif (ó+) dan atom oksigen bermuatan parsial negatif (ó-). Adanya muatan pada tiap-tiap atom tersebut membuat molekul air memiliki momen dipol.

Gaya tarik-menarik listrik antar molekul air ditimbulkan oleh dipol, hal membuat masing-masing molekul saling berdekatan, dan sulit untuk dipisahkan. Gaya tarik-menarik ini disebut sebagai ikatan hidrogen.

Dalam ilmu fisika gaya tarik antar molekul sejenis dikatakan sebagai kohesi. Sedangkan adhesi gaya tarik menarik antar molekul yang berbeda jenisnya.

Adanya kohesi juga menyebabkan tegangan permukaan air cukup besar. Hal ini dapat diamati jika kita meneteskan air pada permukaan yang tak dapat terbasahi atau terlarutkan, maka air tersebut akan berkumpul sebagai sebuah tetesan. Hal yang sama juga bisa kita amati bagaimana air di atas daun talas.

Pada kasus lain terjadi gaya adhesi yang sama kuatnya dengan gaya kohesinya.

Hal ini dapat kita amati, jika kita letakkan air pada permukaan gelas yang amat bersih atau bepermukaan amat halus air dapat membentuk suatu lapisan tipis (thin film).

Dalam sel-sel biologi dan organel-organel, air bersentuhan dengan membran dan permukaan protein yang bersifat hidrofilik; yaitu, permukaan��permukaan yang memiliki ketertarikan kuat terhadap air. Air juga berperan dalam pembentukan ikatan khususnya pada molekul-molekul polimer.

Dengan adanya sifat polaritas dan mudah terionisasi, air dapat berinteraksi dan melarutkan banyak senyawa kimia sehingga air sering dikatakan sebagai pelarut universal.

Kelarutan suatu zat dalam air ditentukan oleh kemampuan suatu zat untuk menandingi kekuatan gaya tarik-menarik listrik (gaya intermolekul dipol-dipol) antara molekul-molekul air. Jika suatu zat tidak mampu menandingi gaya tarik-menarik antar molekul air, maka molekul-molekul tersebut tidak larut dalam air dan tetap sebagai endapan.

Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar. Air terionisasi menghasilkan sebuah ion hidrogen (H+) dan sebuah ion hidroksida (OH), seperti persamaan reaksi di bawah ini.

H2O     <->    H+ + OH-

Untuk interaksi dua molekul air dituliskan dalam persamaan:

H2O + H2O     <->    H3O+ + OH-

Sedangkan proses melarutkan dengan menggunakan air sebagai pelarut persamaan dituliskan :

NH3 + H2O   <->    NH4+ + OH-


Persewaan Alat PestaKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah okRek.com · DutaPulsa


Ditulis dalam Kesehatan, Kimia, Pengetahuan | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Penggunaan polimer dalam kehidupan sehari-hari

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Agustus 8, 2009

produk menggunakan bahan polimer polietilen dengan densitas rendahProduk polimer berupa plastikPenggunaan polimer dalam kehidupan sehari-hari sudah menjadi bagian hidup kita dan jarang kita perhatikan. Beberapa polimer tersebut adalah :

Polietilena

Kita lebih sering menyebutnya dengan plastik.

Polimer ini dibentuk dari reaksi adisi monomer-monomer etilena. Ada dua macam polietilena, yaitu yang memiliki densitas (kerapatan) rendah dan polietilena yang memiliki densitas tinggi.

Perbedaan dari kedua polimer ini adalah cara pembuatannya dan agak berbeda sifat fisikanya.

Secara umum sifat polietilena adalah sebagai zat yang tidak berbau, tidak berwarna dan tidak beracun. Untuk polietilen dengan densitas rendah biasanya dipergunakan untuk lembaran tipis pembungkus makanan, kantung-kantung plastik, jas hujan.

Sedangkan untuk polietilen yang memiliki densitas tinggi, polimernya lebih keras, namun masih mudah untuk dibentuk sehingga banyak dipakai sebagai alat dapur misal ember, panci, juga untuk pelapis kawat dan kabel.

Polipropilena,

Polimer ini mirip dengan polietilen, Monomer pembentuknya adalah propilena (CH3��CH = CH2), berbeda dalam jumlah atom C dengan etilen.

Polipropilena lebih kuat dan lebih tahan dari polietilena, sehingga banyak dipakai untuk membuat karung, tali dan sebagainya. Karena lebih kuat, botol��botol dari polipropilena dapat dibuat lebih tipis dari pada polietilena. Botol minuman adalah salah satu contoh polimer propilena yang banyak dipergunakan.

Teflon

panci anti lengket yang dilapisi oleh teflonNama Teflon merupakan nama dagang, nama ilmiahnya adalah politetrafluoroetilena dan disingkat dengan PTFE. Polimer dihasilkan dari proses polimerisasi adisi senyawa turunan etilen yaitu tetrafluoroetilena (CF2 = CF2). Teflon sangat tahan terhadap bahan kimia, panas dan sangat licin.

Penggunaan teflon sebagai pelapis barang yang tahan panas seperti tangki di pabrik kimia, pelapis panci dan kuali anti lengket di dapur serta pelapis dasar seterika.

Polivinil klorida (PVC)

Polimer ini merupakan polimer yang dibentuk oleh monomer kloro etilen (CH2=CHCl). Polimer ini memiliki sifat yang lebih kuat dibandingkan dengan etilen, tahan panas atau tidak mudah terbakar.

Berdasarkan sifat inilah maka, polivinil klorida banyak dipergunakan untuk untuk membuat pipa, selang keras, lapisan lantai, piringan hitam, dan lain-lain.

Bakelit

Polimer bakelit merupakan plastik termoseting, polimer ini dihasilkan dari suatu kopolimer kondensasi antara metanal dan fenol. Bakelit sudah banyak dibahas pada plastik termoseting. Polimer ini banyak digunakan untuk peralatan listrik, sebagai kotak isolator, dan dudukan lampu.

Polimer Akrilat

Ada dua jenis polimer Akrilat yang banyak dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu polimetil metakrilat dan serat akrilat atau orlon.

Polmetilmetakrilat (PMMA) merupakan senyawa homopolimer yang dibentuk dari reaksi polimerisasi adisi senyawa metil metakrilat. Senyawa ini juga dikenal dengan nama dagang flexiglass (gelas yang fleksibel). PMMA berupa plastik bening, keras dan kuat, namun ringan dan fleksibel. Pemanfaatannya sebagai bahan pencampur gelas dan pencampur logam, dan yang paling mudah kita amati adalah digunakan untuk lampu belakang mobil ataupun kaca jendela pesawat terbang.

Polimerisasi dari asam akrilat (asam 2-propenoat) atau turunannya menghasilkan serat akrilat seperti orlon, serat ini menyrupai wol, sehingga dipergunakan untuk jamper, kaos kaki, karpet dan lain-lain. Serat sutra didapat dari ulat sutra sebagai bahan yang mengkilat dan halus serta lembut. Polimer sintetik dari sutra adalah serat sintetik nylon 66 dan nylon 6, walapun hasilnya tidak sebaik sutra namun sudah mendekati.

Polimer ini merupakan poliimida, cocok untuk tekstil halus , misalnya untuk pakaian dan pakaian dalam.

Poliester

Poliester merupakan polimer yang disusun oleh monomer ester. Penggunaan dari polimer ini adalah pengganti bahan pakaian yang berasal dari kapas.

Produk yang dikenal adalah Dacron dan tetoron nama dagang sebagai serat tekstil. Polimer ini juga dapat dikembangkan lagi dan dipergunakan sebagai pita perekam magnetic dengan nama dagang mylar.

Karet sintetik

Keterbatasan sumber daya karet dan sifatnya yang perlu ditingkatkan maka diteliti dan didapatkan karet sintetik. Karet sintetik merupakan kopolimer yang terbentuk dari dua monomer yaitu stirena dan 1,3 butadiena disingkat dengan SBR.

Rantai polimer senyawa ini dapat berikatan membentuk ikatan silang dengan atom belerang (sulfide) melalui proses vulkanisasi, sehingga karet sintetik memiliki sifat keras dan kuat. Cocok untuk ban mobil.Produk polimer berupa serat buatan

Ditulis dalam Industri, Kimia, Pengetahuan | Bertanda: , | 2 Komentar »

Aris Nugraha: Membuat Skenario Komedi Tidak Lebih Mudah daripada Membuat Pesawat Ulang Alik

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juli 4, 2009

Bajaj Bajuri adalah sinetron komedi yang sukses dan digemari banyak kalangan. Meskipun bukan buat anak-anak, banyak anak yang menyukainya. Siapa ya penggagas sinetron Bajaj Bajuri? Dia adalah Pak Aris Nugraha. Beliau adalah penulis skenario, sutradara, dan produser sinetron tersebut.

Ketika kamu terbahak-bahak menonton Bajaj Bajuri, pernahkah kamu membayangkan sulitnya membuat skenario sinetron komedi?

Menurut Pak Aris, dibanding sinetron drama, membuat sinetron komedi jauh lebih susah.

“Kita harus bekerja dua kali.

Pertama, kita harus membuat jalan cerita, setelah itu baru kita menambah unsur lucu dalam cerita tadi. Lucu itu biasanya berasal dari kesalahan. Baik itu salah bicara, salah melakukan, salah paham, atau salah mengerti,” jelas Pak Aris.

Jadi, jelas membuat sinetron komedi, seperti Bajaj Bajuri, tidak mudah. Pak Aris membutuhkan waktu dua tahun untuk menyiapkannya.

Persiapan yang paling banyak memakan waktu adalah membuat karakter tokoh. Setiap karakter yang dibuat haruslah sedetail mungkin.

Mulai dari penampilan fisik, daerah asal, latar belakang pendidikan, sampai sejarah singkat hidup tokoh.

Tidak lupa Pak Aris juga menambahkan ciri khas lisan (ucapan) pada setiap tokoh yang dibuat.

Misalnya, Mpok Minah dengan kata “maaf”-nya, dan Said dengan “ane ente”nya. Semua itu adalah salah satu usaha Pak Aris untuk memberi ciri khas pada setiap tokoh yang dibuatnya.

Setelah sukses menggarap seratus episode pertama, Pak Aris mulai berencana membuat sinetronkomedi lain. Untuk itu, ia mulai menyerahkan penulisan naskah dan penyutradaraan Bajaj Bajuri kepada orang lain. Hal ini dilakukan agar sinetron tidak kehabisan ide. Pak Aris pun kemudian mulai melatih para penulis naskah muda. Saat ini, Pak Aris memiliki 16 penulis yang ia latih sendiri. Setelah ‘melepaskan’ Bajaj Bajuri, Pak Aris mulai membuat sinetron komedi lain, yaitu Radio Repot dan Tante Tuti.

Walaupun menggarap sinetron komedi, Pak Aris mengerjakannya dengan sangat serius. Ia selalu menyisipkan pesan moral dalam setiap episode yang ia buat.

“Setiap episode yang saya buat, harus mengandung kesimpulan mengenai kebenaran atau memberi pelajaran,” begitu katanya.

Pak Aris juga menolak memasukkan unsur kekerasan. Inilah yang membuat pekerjaannya semakin sulit. Selain harus membuat cerita lucu yang ada pesan moralnya, ia juga harus menghindari kekerasan dan tayangan yang tidak pantas. “Kalau dipikir-pikir, membuat naskah komedi itu tidak lebih mudah daripada membuat Apollo atau pesawat ulang-alik, lho!” kata Pak Aris menggambarkan rumitnya pekerjaan menulis skenario komedi yang baik.

Kepedulian Pak Aris tentang pesan moral dan anti kekerasan memang beralasan. Hal ini ada hubungannya dengan cita-cita Pak Aris sejak kecil, menjadi guru.

Walaupun ia tidak berhasil meraih cita-citanya tersebut, namun ia masih dapat mendidik masyarakat melalui sinetron yang dibuatnya.

Keterlibatan Pak Aris dalam dunia penulisan naskah sinetron, tidak datang begitu saja. Ia memulainya dari bawah dengan menjadi kru film yang disebut clapper. Itu, lho, yang tugasnya membawa papan, pada setiap pengambilan gambar, lalu berteriak “take one!”

Untuk menjadi seorang clapper, Pak Aris harus meninggalkan profesi wartawannya. la rela meninggalkan pekerjaan tersebut karena ia sangat ingin menjadi seorang penulis skenario.

Walaupun Pak Aris memeroleh keahliannya itu tanpa mengikuti jalur formal, ia tidak menganjurkan hal tersebut. Kata Pak Aris, di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ada Jurusan Penulisan Skenario, tepatnya di Fakultas Film dan Seni. “Kalian juga harus terbiasa membaca atau menonton tayangan yang bagus. Dengan begini, ketika kalian membuat sebuah karya, karya itu pasti bagus.”


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaTokonya Arek SuroboyoToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Ditulis dalam Bahasa Indonesia, Pendidikan, Sastra | Bertanda: , , | 1 Komentar »

Istilah-istilah dalam bidang ilmu pengetahuan umum

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juni 26, 2009

Mendukung Stop Dreaming Start Action

agent of change : seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin lembaga-lembaga kemasyarakatan yang bertujuan untuk mengubah suatu sistem sosial angka beban tanggungan : angka yang menunjukkan perbandingan antara banyaknya usia produktif dengan usia tidak produktif

banca : meja yang digunakan oleh para penukar di pasar

bank : badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak

barter : perdagangan dengan tukar menukar barang

benua : daratan luas yang berada di permukaan bumi

blitzkrieg : serangan kilat yang dilakukan oleh Jerman atas Polandia pada tahun 1939, mengawali terjadinya Perang Dunia II di kawasan Eropa

casus belli : penyebab utama, penyebab khusus atau pemicu dari suatu  peristiwa

client : orang yang mempunyai rekening di bank dan mendapat buku cek dari bank

cultural animosity : pengaruh suatu kebudayaan yang saling menolak

cultural lag : ketidakseimbangan karena perubahan

cultural shock : guncangan budaya yang dialami oleh sekelompok orang yang terkejut karena adanya perubahan budaya

de fuhrer : sebutan yang diberikan kepada Adolf Hitler dari Jerman, artinya sang pemimpin

demonstration effect : pengaruh kebudayaan yang dapat diterima tanpa paksaan

devide et impera : politik mengadu domba atau memecah belah, kemudian menguasai. Politik ini sering diterapkan oleh VOC atau pemerintah kolonial Belanda untuk menguasai wilayah Indonesia

devisa : alat pembayaran luar negeri atau semua barang yang dapat diterima di dunia internasional sebagai alat pembayaran

diplomasi beras : bantuan beras yang diberikan Indonesia kepada India dalam rangka solidaritas sosial dan mencari simpati dunia untuk mendukung perjuangan diplomasi Indonesia

dumping : kebijakan pemerintah dengan menetapkan harga jual di pasar dalam negeri lebih mahal daripada harga jual di pasar luar negeri

ekspor : kegiatan mengirimkan atau menjual barang-barang hasil produksi dalam negeri ke negara lain

el nino : gejala cuaca berupa penumpukan energi panas di Samudra Pasifik bagian selatan yang menyebabkan udara mengalir ke pusat panas sehingga berpengaruh pada iklim di wilayah sekitarnya

evolusi : perubahan yang terjadi melalui berbagai rentetan kecil dalam jangka waktu yang lama

garis kontur : garis-garis pada peta yang mempunyai nilai ketinggian untuk menggambarkan bentuk permukaan bumi

garis van Mook : garis khayal yang menghubungkan dua daerah terdepan yang dikuasai Belanda sebagai hasil dari agresi militernya

globalisasi : suatu proses masuk ke lingkungan dunia

Hakko I Chiu : ajaran filsafat Jepang tentang kesatuan keluarga umat manusia

iklim : keadaan rata-rata cuaca dari suatu wilayah yang luas dan dalam jangka waktu yang lama

impor : masuknya barang-barang dari luar negeri

kerja sama bilateral : kerja sama antara satu negara dengan negara tertentu

kerja sama multilateral : kerja sama yang dilakukan oleh banyak negara

konstituante : dewan atau badan yang bertugas membentuk, menyusun dan menghasilkan konstitusi (undang-undang dasar)

kurosyiwo : arus panas yang menyeberangi Samudra Pasifik memanasi laut di pantai Barat Kanada

la nina : gejala cuaca yang mengakibatkan hujan lebat pada rentang waktu yang sangat lama sebagai akibat angin pusat berhembus dengan keras dan terus menerus melintasi Samudra Pasifik ke arah Australia

leasing : lembaga yang kegiatannya melakukan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal dengan tidak menarik dana secara langsung dari masyarakat

modernisasi : suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat di berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat

money changer : tempat untuk jual beli valuta asing

Mutual Security Act (MSA) : Undang-Undang Keamanan bersama Amerika Serikat tahun 1951. Berdasarkan MSA tersebut AS akan memberi bantuan keamanan (perlengkapan senjata) kepada Indonesia

nasakom : nasionalis-agama-komunis, ajaran Presiden Soekarno yang mengharuskan adanya persatuan “nasional progresif revolusioner” dengan ketiga golongan politik sebagai porosnya

negara kontinental : negara yang berada di daratan benua

nilai intrinsik : nilai atau harga bahan yang digunakan untuk membuat mata

nilai nominal : nilai yang tertulis pada setiap mata

ORI : Oeang Repoeblik Indonesia

oyasyiwo : arus dingin yang mengalir ke laut Jepang dari arah Utara

pegadaian : suatu lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kepada nasabah dengan jaminan barang atau sesuatu yang berharga

pendapatan perkapita : pendapatan nasional neto atas biaya produksi dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan tahun

perjuangan diplomasi : perjuangan melalui meja perundingan

perjuangan fisik : perjuangan yang mengandalkan kekuatan militer atau senjata

perubahan sosial : perubahan fungsi kebudayaan dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain

peta kontur : jenis peta khusus yang menggambarkan bentuk tinggi rendahnya permukaan bumi dengan menggunakan garis-garis tinggi di mana setiap garis mewakili angka yang menunjukkan ketinggian suatu tempat dari permukaan laut

peta topografi : peta berskala besar yang menggambarkan kenampakan umum permukaan bumi secara detail

premi : pertanggungan yang dibayar nasabah

pulau : daratan luas yang dikelilingi atau dipisahkan laut

relief : perbedaan ketinggian pada permukaan bumi

retooling : penggantian

revolusi : perubahan-perubahan sosial mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berlangsung cepat

samudra : kenampakan muka bumi yang berupa perairan yang sangat luas

seikerei : penghormatan kepada dewa matahari dengan cara membungkukkan badan 90O ke arah matahari terbit

semenanjung : wilayah daratan yang sangat luas yang menjorok ke laut

tabungan : simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syariah-syariah tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya yang disamakan dengan itu

telegraphic transfer : memindahkan sebagaian atau seluruh rekening di bank kepada seseorang yang ditunjuk yang bertempat di daerah lain

teluk : lautan yang menjorok ke daratan

token money : uang yang nilai intrinsiknya lebih kecil dari nilai nominalnya

tonarigumi : rukun tetangga, satuan pemerintahan terbawah yang dibentuk pada masa pendudukan Jepang untuk mengawasi aktivitas warga, serta mendukung kebijakan politik dan ekonomi Jepang

uang : alat perantara pertukaran dan pembayaran yang sah

giral : tagihan atau rekening pada suatu bank yang dapat dipakai sebagai alat pembayaran

kartal : alat pembayaran yang dikeluarkan oleh pemerintah atau bank sentral baik berupa logam maupun kertas

uang kertas : uang yang bahannya terbuat dari kertas atau bahan lainnya

uang logam : uang dalam bentuk koin dan biasanya terbuat dari perunggu, perak, dan emas

vacuum of power : kekosongan kekuasaan, saat Jepang yang berkuasa di Indonesia menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, sementara Sekutu belum datang di Indonesia

valuta asing : perbandingan nilai antara kedua mata

westernisasi : proses peniruan oleh suatu masyarakat atau negara terhadap kebudayaan dari negara-negara Barat yang dianggap lebih baik dari budaya daerahnya

zaken kabinet : kabinet ahli

Mendukung Stop Dreaming Start Action


Terima kasih: Duta PulsaPersewaan Alat PestaTokonya Arek SuroboyoToko JilbabKoleksi Abaya-Busana MuslimKerudung Murah


Ditulis dalam Artikel, Pendidikan, Pengetahuan, Sekolah, Sosial | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Prinsip-Prinsip Resensi Buku Sastra

Ditulis oleh dahlanforum di/pada Juni 5, 2009

Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas sebuah buku. Tindakan meresensi buku dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku. Dengan pengertian yang cukup luas itu, maksud ditulisnya resensi buku tentu menginformasikan isi buku kepada masyarakat luas.

Apakah hanya buku yang bisa diresensi? Sebenarnya bidang garapan resensi cukup luas. Apabila diklasifikasikan, ada tiga bidang garapan resensi, yaitu (a) buku, baik fiksi maupun nonfiksi; (b) pementasan seni, seperti film, sinetron, tari, drama, musik, atau kaset; (c) pameran seni, baik seni lukis maupun seni patung.

1. Tujuan Resensi

Sebelum meresensi, hendaknya peresensi memahami tujuan resensi.

Apa sebenarnya tujuan resensi. Jika diamati, pemuatan resensi buku sekurang-kurangnya mempunyai lima tujuan, yaitu sebagai berikut.

a. Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang apa yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku.

b. Mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh fenomena atau problema yang muncul dalam sebuah buku.

c. Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu

pantas mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

d. Menjawab pertanyaan yang timbul jika seseorang melihat buku yang baru terbit, seperti berikut.

- Siapa pengarangnya?

- Mengapa ia menulis buku itu?

- Apa pernyataannya?

- Bagaimana hubungannya dengan buku-buku sejenis karya pengarang yang sama?

- Bagaimana hubungannya dengan buku-buku sejenis yang dihasilkan oleh pengarang-pengarang lain?

e. Untuk segolongan pembaca, resensi mempunyai tujuan berikut:

- membaca agar mendapatkan bimbingan dalam memilih buku;

- setelah membaca resensi berminat untuk membaca atau mencocokkan seperti apa yang ditulis dalam resensi;

- tidak ada waktu untuk membaca buku, kemudian mengandalkan resensi sebagai sumber informasi.

2. Dasar-Dasar Resensi

Sebelum meresensi, peresensi perlu memahami dasar-dasar resensi. Apa sajakah dasar-dasarnya? Berikut ini penjelasannya.

a. Peresensi memahami sepenuhnya tujuan pengarang buku itu.

Tujuan pengarang dapat diketahui dari kata pengantar atau bagian pendahuluan buku. Kemudian, dicari apakah tujuan itu direalisasikan dalam seluruh bagian buku.

b. Peresensi menyadari sepenuhnya tujuan meresensi karena sangat menentukan corak resensi yang akan dibuat.

c. Peresensi memahami betul latar belakang pembaca yang menjadi sasarannya: selera, tingkat pendidikan, dari kalangan macam apa asalnya, dan sebagainya. Atas dasar itu, resensi yang dimuat surat kabar atau majalah tidak sama dengan yang dimuat pada surat kabar atau majalah yang lain.

d. Peresensi memahami karakteristik media cetak yang akan memuat resensi. Setiap media cetak ini mempunyai identitas, termasuk dalam visi dan misi. Dengan demikian, kita akan mengetahui kebijakan dan resensi macam apa yang disukai oleh redaksi. Kesukaan redaksi ini akan tampak pada frekuensi jenis buku yang dimuat. Demikian pula, jenis buku yang dimuat biasanya sesuai dengan visi dan misinya. Misalnya, majalah sastra tidak menampilkan resensi buku tentang teknik. Jenis buku yang dimuat pasti buku yang berkaitan dengan masalah ekonomi. Demikian pula dengan majalah teknik dan filsafat.

Selain itu, peresensi ada baiknya mengetahui media yang akan dituju, seperti surat kabar (nasional atau daerah), dan majalah (ilmiah, ilmiah populer, atau hiburan).

3. Nilai Buku

Kegiatan meresensi buku pada hakikatnya melakukan penilaian terhadap buku. Menilai berarti mengulas, mempertimbangkan, mengkritik, dan menunjukkan kelebihan-kelebihan serta kekurangan-kekurangan buku dengan penuh tanggung jawab. Dengan penuh tanggung jawab artinya mengajukan dasar-dasar atau argumen terhadap pendapatnya, dan kriteria-kriteria yang dipergunakan untuk membentuk pendapatnya itu, serta data yang meyakinkan (dengan

menyajikan kutipan-kutipan yang tepat dan relevan). Akan tetapi, sasaran penilaian (organisasi, isi, bahasa, dan teknik) itu sering sulit diterapkan secara mekanis. Suatu unsur, sering lebih mendapat tekanan daripada unsur yang lain. Hal yang patut diperhatikan sebaiknya tidak menggunakan salah satu unsur untuk menilai keseluruhan buku.

Nilai buku akan lebih jelas apabila dibandingkan dengan karyakarya sejenis, baik yang ditulis oleh pengarang itu sendiri maupun yang ditulis oleh pengarang lain.

4. Bahasa Resensi

Bahasa resensi biasanya bernas (singkat-padat), tegas, dan tandas. Pemilihan karakter bahasa yang digunakan disesuaikan dengan karakter media cetak yang akan memuatnya dan karakter pembaca yang akan menjadi sasarannya.

Pemilihan karakter bahasa berkaitan erat dengan masalah penyajian tulisan. Misalnya, tulisan yang runtut kalimatnya, ejaannya benar, tidak panjang lebar (bertele-tele), dan tidak terlalu banyak coretan atau bekas hapusan.

Di samping itu, penyajian tulisan resensi bersifat padat, singkat, mudah ditangkap, menarik, dan enak dibaca. Tulisan yang menarik dan enak dibaca artinya enak dibaca baik oleh redaktur (penanggung jawab rubrik) maupun pembaca. Kita perlu membiasakan diri membaca resensi itu dengan menempatkan diri sebagai redaktur atau pembaca. Untuk itu, kita mengambil jarak. Jadikanlah diri kita seolah-olah redaktur atau pembaca. Dengan cara ini, emosi kita sebagai penulis bisa ditanggalkan. Kita akan mampu melihat kekuatan dan kelemahan resensi kita.

5. Kelebihan Resensi

a. Tidak Basi

Jika dibandingkan dengan tulisan lain, seperti berita, artikel, dan karangan khas (features), resensi lebih tahan lama. Artinya, andaipun resensi dikembalikan oleh redaksi, resensi itu masih dapat dikirim ke media lain. Demikian pula buku yang diresensi tidak harus buku yang baru terbit. Kita boleh meresensi buku yang terbit setahun yang lalu, asalkan buku itu belum pernah dimuat di media yang akan dituju. Meskipun demikian, pada umumnya buku yang diresensi, buku-buku yang baru terbit.

b. Menambah Wawasan

Informasi dari buku sangat berguna untuk menambah wawasan berpikir dan mengasah daya kritis. Kita juga bisa menilai apakah buku itu bermutu atau tidak.

c. Keuntungan Finansial

Jika resensi kita dimuat, kita tidak menerima honor dari redaksi saja, tetapi juga dari penerbit. Kalau fotokopi resensi itu dikirim ke penerbit, minimal buku baru yang kita dapat (jika penerbit tidak bersedia memberi honor). Biasanya penerbit akan memberi beberapa buah buku baru untuk diresensi kalau resensi buku kita sering dimuat di media cetak. Jadi, lumayan koleksi buku kita bertambah tanpa harus membeli.

6. Pola Tulisan Resensi

Ada tiga pola tulisan resensi buku, yaitu meringkas, menjabarkan, dan mengulas.

a. Meringkas (sinopsis) berarti menyajikan semua persoalan buku secara padat dan jelas. Sebuah buku biasanya menyajikan banyak persoalan. Persoalan-persoalan itu sebaiknya diringkas. Untuk itu, perlu dipilih sejumlah masalah yang dianggap penting dan ditulis dalam suatu uraian yang bernas.

b. Menjabarkan (deskripsi) berarti mengungkapkan hal-hal menonjol dari sinopsis yang sudah dibuat. Jika perlu, bagian-bagian yang mendukung uraian itu dikutip.

c. Mengulas berarti menyajikan uraian sebagai berikut:

- isi pernyataan atau materi buku yang sudah dipadatkan dan dijabarkan kemudian diinterpretasikan;

- organisasi atau kerangka buku;

- bahasa;

- kesalahan cetak;

- membandingkan (komparasi) dengan buku-buku sejenis, baik karya pengarang sendiri maupun karya pengarang lain;

- menilai, mencakup kesan peresensi terhadap buku, terutama yang berkaitan dengan keunggulan dan kelemahan buku.

Urutan pola meringkas, menjabarkan, dan mengulas itu dapat pula dipertukarkan. Kita bisa langsung mengulas, menjabarkan, dan meringkas. Misalnya, kita mulai dari kesan terhadap buku, membandingkan, lalu masuk ke bagian meringkas. Sesudah itu, kita memadatkan persoalan utama atau bagian terpenting dalam uraian yang singkat dan jelas. Kemudian, kita perlu menjabarkan bagian-bagian terpenting dari sinopsis. Kita pun dapat mulai dari menjabarkan, meringkas, dan mengulas. Namun, satu hal terpenting, isi pernyataan dalam buku itu dipahami terlebih dahulu.

Dari pemahaman itu, kita akan tahu pola mana yang tepat untuk menyajikannya.

7. Langkah-Langkah Meresensi Buku

Langkah-langkah meresensi buku sebagai berikut.

a. Penjajakan atau pengenalan terhadap buku yang diresensi.

- Mulai dari tema buku yang diresensi, disertai deskripsi isi buku.

- Siapa yang menerbitkan buku itu, kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format, hingga harga.

- Siapa pengarangnya: nama, latar belakang pendidikan, reputasi dan prestasi, buku atau karya apa saja yang ditulis, hingga mengapa ia menulis buku itu.

- Buku itu termasuk golongan buku yang mana: ekonomi, teknik, politik, pendidikan, psikologi, sosiologi, filsafat, bahasa, atau sastra.

b. Membaca buku yang akan diresensi secara komprehensif, cermat, dan teliti. Peta permasalahan dalam buku itu perlu dipahami secara tepat dan akurat.

c. Menandai bagian-bagian buku yang diperhatikan secara khusus dan menentukan bagian-bagian yang dikutip untuk dijadikan data.

d. Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan diresensi.

e. Menentukan sikap dan menilai hal-hal berikut.

- Organisasi atau kerangka penulisan; bagaimana hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain, bagaimana sistematikanya, dan bagaimana dinamikanya.

- Isi pernyataan; bagaimana bobot ide, analisis, penyajian data, dan kreativitas pemikirannya.

- Bahasa; bagaimana ejaan yang disempurnakan diterapkan, kalimat dan penggunaan kata, terutama untuk buku ilmiah.

- Aspek teknis; bagaimana tata letak, tata wajah, kerapian dan kebersihan, dan pencetakannya (banyak salah cetak atau tidak).

Sebelum menilai, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dibuat semacam garis besar (outline) resensi itu. Outline ini sangat membantu kita ketika menulis. Mengoreksi dan merevisi hasil resensi dengan menggunakan dasar dan kriteria yang kita tentukan sebelumnya.

8. Unsur-Unsur Resensi

Kita perlu mengetahui unsur-unsur yang membangun resensi buku. Apa saja unsur-unsur yang membangun resensi buku?

a. Membuat Judul Resensi

Judul resensi yang menarik dan benar-benar menjiwai seluruh tulisan atau inti tulisan, tidak harus ditetapkan terlebih dahulu. Judul dapat dibuat sesudah resensi selesai. Hal yang perlu diingat, judul resensi selaras dengan keseluruhan isi resensi.

b. Menyusun Data Buku

Data buku biasanya disusun sebagai berikut:

- judul buku (Apakah buku itu termasuk buku hasil terjemahan.

Kalau demikian, tuliskan juga judul aslinya.);

- pengarang (Kalau ada, tulislah juga penerjemah, editor, atau penyunting seperti yang tertera pada buku.);

- penerbit;

- tahun terbit beserta cetakannya (cetakan ke berapa);

- tebal buku;

- harga buku (jika diperlukan).

c. Membuat Pembukaan (lead)

Pembukaan dapat dimulai dengan hal-hal berikut:

- memperkenalkan siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi apa saja yang diperoleh;

- membandingkan dengan buku sejenis yang sudah ditulis, baik oleh pengarang sendiri maupun oleh pengarang lain;

- memaparkan kekhasan atau sosok pengarang;

- memaparkan keunikan buku;

- merumuskan tema buku;

- mengungkapkan kritik terhadap kelemahan buku;

- mengungkapkan kesan terhadap buku;

- memperkenalkan penerbit;

- mengajukan pertanyaan;

- membuka dialog.

d. Tubuh atau Isi Pernyataan Resensi Buku

Tubuh atau isi pernyataan resensi biasanya memuat hal-hal berikut:

a. sinopsis atau isi buku secara bernas dan kronologis;

b. ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya;

c. keunggulan buku;

d. kelemahan buku;

e. rumusan kerangka buku;

f. tinjauan bahasa (mudah atau berbelit-belit);

g. adanya kesalahan cetak.

Terima kasih: Duta Pulsa –  Buku MurahToko Barang PilihanPersewaan Alat PestaIklanBaris GratisTokonya Arek Suroboyo

Ditulis dalam Bahasa Indonesia, Pendidikan, Pengetahuan, Sekolah | Bertanda: , | 2 Komentar »